NEWSTICKER

Kemhan soal Beli Jet Tempur Bekas: Ada Kekosongan yang Harus Ditutup

N/A • 8 July 2023 14:51

Kementerian Pertahanan memilih untuk membeli 12 pesawat tempur bekas Angkatan Udara Qatar. Pembelian pesawat bekas ini disebut sebagai langkah pemenuhan kesiapan TNI AU. Sebab saat ini sudah banyak pesawat tempur yang hampir habis masa pakai.

"Ada kekosongan yang sering dijelaskan pak Menteri Pertahanan (Prabowo Subianto). Kekosongan itu harus kita tutup supaya standar kekuatan pertahanan udara kita tidak menurun," jelas juru bicara Menteri Pertahanan, Dahnil Anzar Simanjuntak. 

"Maka kita butuh pesawat yang ready digunakan," imbuhnya. 

Dahnil menjelaskan, dipilihnya jet tempur Mirage 2000-5 sudah melalui proses panjang. Kemhan telah mencari berbagai opsi lain hingga akhirnya dipilih Mirage 2000-5 sebagai pilihan terbaik dan tercepat. 

Pembelian Mirage 2000-5 dipastikan merupakan langkah sementara. Sebab, Kemhan telah memesan pesawat tempur yang lebih modern. Namun, baru dapat digunakan lima hingga enam tahun lagi.

Jet Mirage yang dibeli Indonesia juga masih sangat layak pakai serta ketahanannya masih bisa hingga 15-20 tahun ke depan. "Mirage 2000-5 yang kita peroleh, rata-rata flying hours-nya sekitar 1.800, sedangkan life cycle flying-nya itu sekitar 7.000. Jadi relatif kita punya banyak waktu bisa menggunakan ini," kata Dahnil. 

Dahnil juga menyayangkan pihak yang mengkritik keputusan pembelian jet tempur bekas. Apalagi, ada narasi yang seakan menyederhakan masalah pertahanan negara. 

"Jangankan satu tahun, satu hari pun pertahanan kita tidak boleh kosong," tegas Dahnil. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Metrotvnews.com

(Sofia Zakiah)