NEWSTICKER

Tag Result: jet tempur

Menhan Berupaya Bangun Diplomasi Melalui Pembelian Jet Tempur

Menhan Berupaya Bangun Diplomasi Melalui Pembelian Jet Tempur

Nasional • 3 months ago

Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto memborong 24 jet tempur F-15 EX dari Amerika Serikat (AS). Selain untuk memperkuat militer Indonesia, pembelian jet tempur itu juga bagian dari upaya membangun diplomasi.

"Ini juga upaya (Menhan) membangun diplomasi pertahanan yang seimbang. Baik itu dengan AS dan Eropa. Demikian juga dengan Tiongkok, Rusia, dan sebagainya," ujar Juru Bicara (Jubir) Menhan Danhil Anzar Simanjuntak, Jumat, 25 Agustus 2023.

Danhil mengatakan jet tempur F-15 EX belum bisa langsung digunakan. Butuh waktu sekitar empat hingga lima tahun agar pesawat tersebut bisa hadir di Indonesia.

"Seperti kita ketahui, setelah nanti kontrak efektif, kita membutuhkan waktu paling cepat empat hingga lima tahun agar pesawat ini bisa hadir di Indonesia," kata Danhil.

Sebagai informasi, Menhan Prabowo memborong jet tempur F-15 EX dengan anggaran sekitar Rp1,2 triliun per unit. Pembelian jet tempur itu dengan menandatangani nota kesepahaman atau MoU komitmen di The Boeing Company, St. Louis, Missouri, AS.

Pesawat tempur F-15EX yang dibuat oleh Boeing ini merupakan varian terbaru dari keluarga pesawat F-15. Pesawat tersebut dinilai paling canggih dalam era modern ini. 

Jet Tempur F-15 EX Disebut Pesawat Tempur Paling Canggih

Jet Tempur F-15 EX Disebut Pesawat Tempur Paling Canggih

Nasional • 4 months ago

Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto memborong jet tempur F-15 EX dengan anggaran sekitar Rp1,2 triliun per unit. Pembelian jet tempur ini untuk memodernisasi alutsista militer Indonesia.

Varian terbaru dari keluarga pesawat F-15 memiliki sejumlah keunggulan. Seperti bisa membawa muatan hingga 13 ribu kilogram (kg), sistem radar canggih, dan persenjataan mutakhir (rudal dan bom).

Secara keseluruhan F-15 EX  sebagai salah satu pesawat tempur paling canggih dan serba guna di dunia untuk saat ini.

Jet tempur F-15 EX dibeli setelah Kemenhan menandatangani nota kesepahaman komitmen dari Boeing. Penandatanganan nota kesepahaman dipimpin langsung oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Menteri Pertahanan Amerika Serikat Lloyd James Austin di Missouri Amerika Serikat.

24 unit F-15 EX tersebut akan memperkuat TNI AU. Jet tempur F-15 EX diproyeksikan mengganti Sukhoi Su-35 dari Rusia akibat ancaman sanksi CAATSA.

Metropedia: Kejar Target Beres-Beres Pesawat Jet

Metropedia: Kejar Target Beres-Beres Pesawat Jet

Nasional • 4 months ago

Satu per satu alat utama sistem senjata (alutsista) yang sudah rusak mulai diganti oleh pemerintah. Kini, sejumlah alat-alat baru sudah mulai berdatangan, seperti pesawat C130 J Super Hercules. 

Pemerintah Indonesia berencana akan membeli pesawat baru. Berikut tiga pesawat jet atau kekuatan alutsista udara yang telah masuk dalam rencana strategis pertahanan. 

Pertama, Dassault Rafale yang merupakan pesawat tempur dari Prancis. Pemerintah akan membeli 42 unit, dan saat ini Kementerian Pertahanan (Kemhan) telah melakukan pembayaran 18 unit di tahap kedua ke pihak Dassault Aviation. 

Pembayaran tersebut merupakan langkah lanjut setelah kontrak tahap pertama telah lunas pada September 2022. Direncanakan, 42 unit Jet Rafale bisa bergabung secara utuh pada 2026. 

Dari segi spesifikasi, Jet Rafale memiliki mesin kembar yang cocok untuk membantu memaksimalkan kestabilan terbang ketika jet melakukan manuver. Jet Rafale juga memiliki sistem sensor yang mampu mendeteksi target. 

Jet Rafale diklaim mampu mendeteksi objek dengan jarak 200 kilometer. Satu unit Jet Rafale mampu menampung senjata hingga sembilan ton dan memiliki kecepatan maksimal 1.384 kilometer per jam. 

Kedua, Jet F-15EX yang dibuat oleh Amerika. Jet F-15EX bernilai Rp200 triliun. Proses pembelian jet ini mengalami tarik ulur karena harganya yang terlalu mahal, bahkan dengan harga segitu belum termasuk biaya persenjataan. 

Selain harganya yang mahal, Indonesia merasa keberatan karena pihak Boeing selaku produsen tidak mau jika pembayaran dilakukan secara bertahap atau dicicil. 

Jet F-15EX memiliki keunggulan mampu mendeteksi dan melacak musuh dengan sistem senjata serta kontrol penerbangan yang mumpuni. 

Jet F-15EX juga memiliki sistem radar yang bisa mendeteksi target saat terbang tinggi dan rendah tanpa gangguan kondisi di daratan. Pesawat jet ini mampu terbang dengan kecepatan 3.017 kilometer per jam dan ketinggian maksimal 19 ribu meter. 

Jet Tempur MiG-23 Jatuh di Michigan AS

Jet Tempur MiG-23 Jatuh di Michigan AS

Internasional • 4 months ago

Sebuah jet tempur MiG-23 jatuh di tempat parkir dekat kompleks apartemen saat pertunjukan udara “Thunder Over Michigan” di Belleville, Michigan, AS, Minggu sore, 13 Agustus 2023 waktu setempat. 

Pilot dan kru pesawat berhasil melontarkan diri di ketinggian rendah sehingga tidak mengalami luka parah, namun tetap dibawa ke rumah sakit terdekat. Administrasi Penerbangan Federal bersama Dewan Keselamatan Transportasi Nasional AS akan menyelidiki penyebab jatuhnya jet tempur tersebut.

Kemhan soal Beli Jet Tempur Bekas: Ada Kekosongan yang Harus Ditutup

Kemhan soal Beli Jet Tempur Bekas: Ada Kekosongan yang Harus Ditutup

Nasional • 5 months ago

Kementerian Pertahanan memilih untuk membeli 12 pesawat tempur bekas Angkatan Udara Qatar. Pembelian pesawat bekas ini disebut sebagai langkah pemenuhan kesiapan TNI AU. Sebab saat ini sudah banyak pesawat tempur yang hampir habis masa pakai.

"Ada kekosongan yang sering dijelaskan pak Menteri Pertahanan (Prabowo Subianto). Kekosongan itu harus kita tutup supaya standar kekuatan pertahanan udara kita tidak menurun," jelas juru bicara Menteri Pertahanan, Dahnil Anzar Simanjuntak. 

"Maka kita butuh pesawat yang ready digunakan," imbuhnya. 

Dahnil menjelaskan, dipilihnya jet tempur Mirage 2000-5 sudah melalui proses panjang. Kemhan telah mencari berbagai opsi lain hingga akhirnya dipilih Mirage 2000-5 sebagai pilihan terbaik dan tercepat. 

Pembelian Mirage 2000-5 dipastikan merupakan langkah sementara. Sebab, Kemhan telah memesan pesawat tempur yang lebih modern. Namun, baru dapat digunakan lima hingga enam tahun lagi.

Jet Mirage yang dibeli Indonesia juga masih sangat layak pakai serta ketahanannya masih bisa hingga 15-20 tahun ke depan. "Mirage 2000-5 yang kita peroleh, rata-rata flying hours-nya sekitar 1.800, sedangkan life cycle flying-nya itu sekitar 7.000. Jadi relatif kita punya banyak waktu bisa menggunakan ini," kata Dahnil. 

Dahnil juga menyayangkan pihak yang mengkritik keputusan pembelian jet tempur bekas. Apalagi, ada narasi yang seakan menyederhakan masalah pertahanan negara. 

"Jangankan satu tahun, satu hari pun pertahanan kita tidak boleh kosong," tegas Dahnil. 

Prabowo Tanggapi Pihak yang Nyinyir soal Beli Pesawat Tempur Bekas

Prabowo Tanggapi Pihak yang Nyinyir soal Beli Pesawat Tempur Bekas

Nasional • 5 months ago

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengungkap ada pihak yang sengaja nyinyir soal pembelian pesawat tempur bekas Qatar. Prabowo menyebut sekalipun pesawat dibeli bekas, tapi kualitas dan jam terbang masih bisa dipakai hingga belasan tahun mendatang. 

Tanggapan itu disampaikan Prabowo usai Joy Flight Super Hercules C-130 J, di Lanud Halim Perdana Kusuma. Prabowo menjelaskan pembelian pesawat tempur Mirage 2000 itu untuk mengisi kekosongan, sebab jet tempur Rafale baru akan datang tiga tahun lalu. 

Prabowo mengatakan pesawat tempur Mirage 2000 ini memang tidak sepenuhnya sama dengan Rafale. Namun, Prabowo mengatakan secara sistem Mirage 2000 sama dengan Rafale. 

Politisi Senior PDIP Kritik Kemenhan Beli Jet Tempur Bekas Qatar

Politisi Senior PDIP Kritik Kemenhan Beli Jet Tempur Bekas Qatar

Nasional • 5 months ago

Legislator asal PDIP TB Hasanuddin meminta agar Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menghentikan pembelian 12 jet tempur Mirage 2000 bekas Qatar Air Force. TB Hasanuddin mendesak agar Kementerian Pertahanan menunggu pesawat tempur multifungsi Rafale dari Prancis. 

Anggota Komisi I DPR RI TB Hassanudin juga mempertanyakan urgensi pembelian pesawat tempur bekas oleh Kementerian Pertahanan RI. Sebab tidak ada kondisi yang mendesak sehingga Indonesia harus membeli pesawat tua. 

Sebagai mantan perwira tinggi militer, TB Hasanuddin juga mengingatkan soal pertimbangan bahwa alutsista bekas juga akan membutuhkan biaya suku cadang pemeliharaan, serta punya masalah umur pakai.