Jet F-35 Lightning II. (military.com)
AS Mobilisasi Lebih dari 50 Jet Tempur ke Iran Dalam 24 Jam
Riza Aslam Khaeron • 18 February 2026 14:13
Washington: Amerika Serikat telah mengerahkan lebih dari 50 jet tempur ke kawasan Timur Tengah dalam 24 jam terakhir. Langkah ini dilakukan di tengah berlangsungnya perundingan nuklir dengan Iran di Jenewa.
Melansir Axios pada Selasa, 17 Februari 2026, pengerahan yang melibatkan jet F-35, F-22, dan F-16 tersebut terdeteksi berdasarkan data pelacakan penerbangan sumber terbuka serta dikonfirmasi oleh seorang pejabat AS.
Langkah militer ini bertepatan dengan tuntutan pemerintahan Trump agar Iran menyepakati perjanjian nuklir baru yang melarang total pengayaan uranium. Meski Menteri Luar Negeri Iran menyatakan pada 17 Februari bahwa "jalur menuju kesepakatan sudah dimulai," hingga kini kesepakatan final belum tercapai.
Pejabat AS menyebutkan bahwa meskipun ada kemajuan dalam perundingan, masih banyak rincian yang perlu dibahas.
Sebagai tindak lanjut, pihak Iran dilaporkan menawarkan untuk kembali dalam dua pekan dengan proposal terperinci guna menjembatani perbedaan posisi setelah bernegosiasi dengan utusan Presiden Trump, Jared Kushner dan Steve Witkoff.
Sementara proses diplomatik berjalan, penguatan militer terus diintensifkan. Laporan Air & Space Forces Magazine pada 17 Februari 2026 mencatat adanya pergerakan puluhan jet tempur ke berbagai pangkalan di Eropa dan Timur Tengah.
| Baca Juga: Iran Uji Rudal dan Kapal Perang Jelang Perundingan dengan AS di Jenewa |
Sebagian pesawat yang dikerahkan merupakan tipe yang sama dengan yang digunakan dalam "Operation Midnight Hammer" terhadap fasilitas nuklir Iran pada Juni 2025 lalu.

Sebuah pesawat tempur F-35C Lightning II di Pangkalan Udara Korps Marinir Miramar, California pada 15 Januari 2025. (KORPS MARINIR A.S/Lance Cpl. Seferino Gamez)
Secara rinci, pergerakan aset udara terpantau sebagai berikut:
- Jet F-16 Fighting Falcon: Bergerak dari Pangkalan Udara Spangdahlem (Jerman), Aviano (Italia), dan McEntire Joint National Guard Base (South Carolina).
- Jet F-22 Raptor: Enam pesawat dari Joint Base Langley-Eustis (Virginia) tiba di RAF Lakenheath, Inggris, pada 17 Februari dengan sandi panggilan "TREND" sebagai titik persinggahan sebelum menuju Timur Tengah.
- Jet F-35 Lightning II: Sebanyak 18 jet dari 48th Fighter Wing (RAF Lakenheath) berangkat pada 16 Februari dengan dukungan pengisian bahan bakar di udara. Mereka bergabung dengan 12 F-35A dari Vermont Air National Guard yang sudah dikerahkan sebelumnya.
Pesawat RC-135 Rivet Joint dipindahkan dari Qatar ke Pulau Kreta, Yunani, yang dinilai lebih aman, sementara satu unit lainnya sedang menuju lokasi yang sama dari Florida. Pesawat patroli maritim P-8 Poseidon juga aktif menjalankan misi, termasuk patroli di Selat Hormuz.
Di sektor laut, kekuatan AS diperkuat dengan kehadiran dua gugus tempur kapal induk. USS Abraham Lincoln saat ini berada di Laut Arab dengan kekuatan F-35C dan F/A-18 Super Hornet.
Sementara itu, kapal induk USS Gerald R. Ford telah dialihkan dari Karibia menuju Mediterania Timur, meninggalkan wilayah tanggung jawab Komando Selatan AS pada 17 Februari 2026 untuk memperkuat posisi AS di gerbang Timur Tengah.