NEWSTICKER

Skenario Pembunuhan Berubah-ubah, Ayah Brigadir J: Seperti Sinetron

12 August 2022 13:48

Samuel Hutabarat mendesak Ny. Putri Chandrawati Sambo jujur mengungkap urutan peristiwa yang menyebabkan tewasnya Brigadir J. Pihak keluarga menilai kronologi peristiwa yang disampaikan Mabes Polri sebagai hasil pemeriksaan terhada Irjen Ferdy Sambo selalu berubah dan tidak logis.

"Seperti sinetron untuk anak TK," gugat ayah Brigadir J tersebut.

Di dalam wawancaranya dengan Metro TV, Jumat (12/8/2022), Samuel menyindir juga Ny. Putri Chandrawati Sambo yang selalu menolak menyampaikan keterangan dengan alasan trauma. Padahal tinggal Ny. Putri Chandrawati Sambo yang dapat memaparkan kronologi kejadian pada 8 Juli 2022 sore berdarah di rumah dinas Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo.

"Ibu Putri sebagai saksi kunci harus memberi keterangan. Jangan sembunyi saja, karena yang trauma seharusnya istri saya," tegas Samuel.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi, menyatakan bahwa Irjen Ferdy Sambo sudah mengungkap motifasinya membunuh Brigadir J. Di dalam BAP disebutkan bahwa Irjen Ferdy Sambo marah mendengar laporan dari istrinya tentang tindakan Brigadir J di Magelang yang melukai martabat keluarga.

"FS emosi dan marah setelah mendapat laporan dari istrinya yang mengalami tindakan Brigadir J melukai harkat dan martabat keluarga," papar Brigjen Andi Rian Djajadi di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat.

Keterangan ini adalah salah satu detail yang dinilai tidak masuk akal oleh keluarga Brigadir J. Patut dipertanyakan apa yang ada dalam pikiran Irjen Ferdy Sambo sehingga menugaskan Brigadir J tetap mendampingi Ny. Putri Chandrawati Sambo dari Magelang ke Jakarta.

"Kalau kejadian (Brigadir J melukai martabat keluarga Sambo) di Magelang itu benar, apa iya seorang jendral membiarkan lagi istrinya dikawal oleh orang yang sudah merusak istrinya? Yang benar aja? Bertobatlah Pak! Jangan malu bertobat!," kecam Roslin Simanjutak, tante Brigadir J.