Jenazah Kru Kapal Jurnalis Hilang Ditemukan di Pulau Enggano

23 September 2026 15:29

Polda Bengkulu mengonfirmasi penemuan jenazah Surahman, salah satu kru kapal jurnalis yang dilaporkan hilang di perairan Selat Sunda sejak 7 September 2026. Identitas korban berhasil dipastikan setelah hasil tes DNA yang dilakukan oleh Pusdokkes Mabes Polri dinyatakan identik.

Jenazah korban ditemukan oleh warga di daerah Sawang Bengko, Desa Kayapu, Pulau Enggano, pada Sabtu, 12 September 2026. Namun, kepastian identitasnya membutuhkan waktu penanganan medis dan pengujian laboratorium yang cukup rumit. Setelah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Bengkulu, sampel DNA korban kemudian dikirimkan ke Pusdokkes Mabes Polri, pada 15 September 2026.

Kabid Humas Polda Bengkulu, Kombes Pol Imam Wijayanto, menjelaskan kronologi penemuan awal hingga proses penanganan jenazah di lapangan.

"Ditemukan mayat oleh masyarakat yang berada di sana, kemudian dilaporkan kepada Polsek, kemudian Pak Camat bersama tim menuju ke TKP. Dikarenakan lokasinya berada di kepulauan, jenazah tersebut dikirimkan ke Provinsi Bengkulu, khususnya di Rumah Sakit Bhayangkara menggunakan pesawat CASA,” ujar Kombes Pol Imam Wijayanto dalam tayangan Breaking News Metro TV, Rabu, 23 September 2026.
 


Korban ditemukan mengapung dan tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya, pada pemeriksaan visual awal. Petugas juga mengamankan celana yang dikenakan korban sebagai barang bukti awal. Kendati petunjuk visual telah diperoleh, kepolisian tetap mewajibkan pembuktian secara ilmiah.

"Kemarin kita sudah sampaikan juga secara visual terkait barang bukti temuan yaitu berupa celana yang dipakai oleh Saudara Surahman. Tetapi untuk kepastian, untuk memastikan secara keilmuan memang harus dipastikan menggunakan tes DNA," terang Imam.

Polda Bengkulu berkoordinasi dengan pihak bandara untuk memulangkan jenazah almarhum Surahman ke pihak keluarga dengan menggunakan moda transportasi udara. 

Sementara itu, dari total delapan orang yang berada di atas kapal, sebanyak tujuh korban lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan hingga saat ini. Kepolisian mengimbau para nelayan maupun kapal yang melintas di perairan Pulau Enggano dan Bengkulu untuk segera melapor ke Polsek Enggano atau kepolisian terdekat apabila menemukan tanda-tanda korban lainnya.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X