25 August 2026 19:41
Barito Utara: Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Haji Muhammad Sidik, Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah. Sejumlah penerbangan dari dan menuju bandara tersebut terpaksa dibatalkan akibat jarak pandang yang terbatas.
Dikutip dari tayangan Metro Hari Ini Metro TV, Selasa 25 Agustus 2026, kabut asap dalam beberapa hari terakhir membuat jarak pandang di sekitar bandara berada jauh di bawah batas aman untuk penerbangan.
Ketua Tim Teknis Operasi Keamanan dan Pelayanan Darurat Bandara Muhammad Sidik, Mamat, mengatakan jarak pandang pada pagi hari hanya sekitar 1.000 meter.
Sementara pada siang hari, jarak pandang meningkat menjadi sekitar 2.500 meter. Padahal, penerbangan di Bandara Muara Teweh membutuhkan jarak pandang minimal 5.000 meter.