Penanganan pascagempa bumi bermagnitudo 7,7 di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) terus dipercepat. Pascakunjungan dan Rapat Terbatas yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Nagekeo, Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT langsung tancap gas menindaklanjuti arahan pemulihan bencana.
Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah memastikan masa tanggap darurat berjalan maksimal. Pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi seperti makanan, air bersih, tenda, selimut, hingga layanan kesehatan menjadi prioritas absolut.
"Intinya, seluruh daerah terdampak di Flores sudah bisa kita tangani dengan baik. Dukungan kementerian dan lembaga sangat maksimal sejak hari pertama. Kebutuhan listrik, BBM, air bersih, perbaikan infrastruktur jalan, hingga kesehatan telah dijamin oleh kementerian terkait," jelas Melki dalam dialog Breaking News Metro TV, Kamis, 27 Agustus 2026.
Sebagai dukungan konkret, Presiden Prabowo telah mengucurkan dana siap pakai sebesar Rp40 miliar untuk Pemprov NTT dan masing-masing Rp20 miliar untuk seluruh pemerintah kabupaten di daratan Flores. Bantuan tunai ini diharapkan mempercepat gerak pemerintah daerah dalam menangani krisis di lapangan.
Kebut Pendataan, Tunggu Lampu Hijau BMKG
Terkait upaya rehabilitasi dan rekonstruksi, Gubernur Melki menyatakan pihaknya kini tengah berfokus melakukan pendataan komprehensif. Tim gabungan mendata seluruh kerusakan fisik, mulai dari rumah warga, kantor pemerintahan, hingga fasilitas umum seperti sekolah, rumah sakit, dan tempat ibadah.
"Sesuai arahan Presiden, kita menunggu pengumuman dari BMKG. Pembangunan fisik baru akan dimulai jika situasi sudah terkendali dan tren
gempa susulan menurun drastis," kata Melki.
Kewaspadaan ini sangat beralasan. Pasalnya, gempa susulan masih terus terjadi dan memicu trauma mendalam. Sebagian warga, seperti di Desa Watumori, Manggarai Timur, masih memilih bertahan di tenda pengungsian mandiri maupun komunal akibat kondisi rumah yang retak dan rawan ambruk.
Pembangunan Jalan Lintas Utara Flores
Selain pemulihan pascagempa, rapat bersama Presiden Prabowo juga membawa angin segar bagi pembangunan strategis di NTT. Presiden telah menyetujui rencana besar untuk menjadikan NTT, khususnya Kabupaten Nagekeo, sebagai lumbung pangan nasional.
"Pak Presiden juga memberikan dukungan untuk membangun Jalan Lintas Utara Flores yang menjadi mimpi besar sejak zaman Gubernur Ben Mboi. Jalan ini nantinya tidak hanya menjadi kunci perbaikan ekonomi, tetapi juga sebagai jalur mitigasi antisipasi jika terjadi bencana di masa depan," kata Gubernur Melki.