PVMBG: Aktivitas Gunug Sinabung Masih Tinggi

2 September 2026 14:56

Aktivitas vulkanik Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatra Utara, kembali menunjukkan peningkatan signifikan. Berdasarkan pantauan terbaru, asap erupsi dengan intensitas sedang hingga tinggi terus teramati, disertai dengan aktivitas kegempaan vulkanik yang masih tinggi. Masyarakat diminta untuk tetap waspada dan tidak memasuki radius 3 km dari puncak serta menjauhi sektor 6 km di arah Selatan dan Timur.

Dikutip dari tayangan Breaking News Metro TV, Rabu, 2 September 2026, kondisi ini memaksa ratusan warga dari Desa Kuta Tengah untuk segera dievakuasi ke lokasi pengungsian guna menghindari potensi bahaya erupsi.

Tim Tanggap Darurat PVMBG Badan Geologi, Kristianto, menyatakan bahwa gunung dengan ketinggian 2.460 meter di atas permukaan laut tersebut kini berada pada Status Siaga atau Level III.

"Hasil pemantauan secara visual maupun instrumental dari erupsi yang terjadi sejak tanggal 31 kita melihat bahwa memang aktivitas Gunung Sinabung masih hampir sama dan hembusan asap menerus berwarna kelabu ini masih sama artinya bahwa abu vulkanik masih dikeluarkan oleh gunung tersebut," ujar Kristianto.
 


Erupsi ini sebelumnya sempat berdampak pada keselamatan penerbangan. Sebaran abu vulkanik yang terbawa angin bahkan mencapai wilayah Bandara Internasional Kualanamu, yang mengakibatkan gangguan operasional dan penutupan sementara bandara demi keselamatan.

Menurut Kristianto, arah sebaran abu sangat bergantung pada kecepatan dan arah angin. "Pagi tadi abu mengarah ke Timur dan Utara, namun ada kemungkinan beralih ke arah Barat," tambahnya.

Pihak PVMBG mengingatkan bahwa potensi bahaya terbesar dari Gunung Sinabung adalah awan panas guguran yang bisa terjadi sewaktu-waktu dalam durasi yang lama. Saat ini, satu desa telah direkomendasikan untuk dikosongkan karena berada dalam radius zona merah.

Pemerintah dan instansi terkait menghimbau warga agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu atau berita bohong (hoax) mengenai aktivitas gunung. Warga diminta hanya merujuk pada informasi resmi dari PVMBG dan pihak berwenang guna menjaga situasi tetap kondusif selama masa tanggap darurat.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X