.,
4 January 2026 17:08
Untuk mempercepat pemulihan pasca banjir bandang, anggota Polres Bireuen, Aceh setiap hari melakukan gotong royong membersihkan sejumlah fasilitas umum dan rumah warga dari sedimen lumpur yang mencapai lebih dari satu meter. Sejak satu pekan terakhir, puluhan personel Polres Bireuen dikerahkan untuk membersihkan sarana ibadah, fasilitas publik, hingga rumah warga, terutama milik kaum duafa.
Pembersihan dilakukan di desa-desa yang terdampak paling parah, tingginya sedimen lumpur membuat warga tidak mampu melakukan pembersihan secara mandiri. Menurut Kepala Bagian Operasi Polres Bireuen, Kompol Darmansyah, sebanyak 30 hingga 40 personel ditugaskan untuk membantu proses pembersihan di titik-titik terdampak pada setiap harinya.
Hingga kini, sejumlah desa terparah di Kabupaten Bireuen masih belum dapat dibersihkan sepenuhnya karena keterbatasan sumber air bersih, alat berat, dan truk angkutan material. Keterbatasan tersebut pun membuat proses pemulihan berlangsung lebih lama.
“Ini merupakan wujud empati kita kepada masyarakat yang terdampak banjir. Nah, itu akan dilaksanakan secara berkesinambungan sampai semua rumah masyarakat bisa kita bantu,” ujar Kompol Darmansyah.
Ia menegaskan bahwa setiap hari pihaknya selalu bergerak membantu sesuai kebutuhan warga. Aksi gotong royong ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan dan membantu masyarakat kembali menata kehidupan mereka pasca bencana.