Lubang Raksasa di Aceh Tengah Terus Meluas Akibat Hujan

10 February 2026 21:22

Fenomena lubang raksasa yang muncul di Desa Pondok Balik, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, semakin mengkhawatirkan. Hingga Selasa 10 Februari 2026, diameter lubang tersebut dilaporkan terus meluas akibat kondisi tanah yang labil dan terus mengalami ambruk atau longsor ke bagian dalam.

Perluasan lubang ini diperparah oleh curah hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang terus mengguyur kawasan Aceh Tengah belakangan ini. Pergerakan tanah yang dinamis membuat pemerintah daerah menetapkan lokasi tersebut sebagai Zona Merah.

Pemerintah setempat telah memagari area sekitar lubang untuk mencegah warga mendekat. Langkah ini diambil guna menghindari jatuhnya korban jiwa, mengingat banyaknya warga yang penasaran dan berdatangan untuk melihat fenomena alam langka tersebut dari dekat.
 

Baca juga:
Badan Geologi Temukan Dugaan Material Vulkanik di Area Sinkhole Limapuluh Kota

Penanganan bencana geologi ini kini telah diambil alih sepenuhnya oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Menteri PU, Dody Hanggodo, bahkan sempat meninjau langsung lokasi kejadian beberapa waktu lalu.

Saat ini, tim Kementerian PU tengah melakukan observasi dan kajian teknis mendalam dengan menggandeng para ahli dari civitas akademika Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh. Kajian ini dinilai krusial untuk menentukan langkah penanganan yang tepat sebelum pengerjaan fisik dilakukan, mengingat tanah di lokasi masih terus bergerak.

Indikasi Gua Bawah Tanah

Berdasarkan hasil pengamatan sementara, Kementerian PU merencanakan penanganan secara komprehensif di empat titik krusial. Fokus utama akan dilakukan pada bagian sungai yang berada di sekitar lokasi lubang.

Para ahli mengindikasi adanya sisipan air sungai yang masuk ke dalam lapisan tanah. Diperkirakan terdapat rongga atau gua di bawah permukaan tanah tersebut, sehingga ketika basah teraliri air, struktur tanah di atasnya menjadi lunak dan memicu runtuhan yang berulang.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)