12 August 2026 09:48
Probolinggo: Kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Jawa Timur, memasuki hari ke-10. Hingga pagi ini, masih terdapat satu titik api aktif di Bukit Dingklik, Kabupaten Pasuruan.
Dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Rabu 12 Agustus 2026, berdasarkan data BNPB, total lahan yang terbakar sejak 3 Agustus 2026 telah mencapai lebih dari 921 hektare yang tersebar di 34 titik. Dari jumlah tersebut, 33 titik api telah berhasil dipadamkan, sementara satu titik di Bukit Dingklik masih dalam proses penanganan.
Ratusan petugas gabungan yang terdiri dari BNPB, BPBD, TNI, Polri, Polisi Kehutanan, serta relawan Manggala Agni kembali dikerahkan untuk melakukan pemadaman dan pendinginan.
Petugas juga melakukan pembasahan dan penyekatan untuk mencegah api merembet ke wilayah lain. Selain melalui jalur darat, pemadaman melalui udara juga direncanakan menggunakan tiga helikopter BNPB untuk melakukan water bombing.
Satu helikopter Super Puma disiagakan dengan kapasitas 4.000 liter air dalam sekali penyiraman, sementara dua helikopter Airbus masing-masing berkapasitas 1.000 liter.
Namun, pelaksanaan water bombing masih bergantung pada kondisi cuaca. Kabut tebal yang menyelimuti kawasan Bromo membuat pemadaman melalui udara belum dapat dipastikan dilakukan.
Petugas menargetkan seluruh proses pemadaman kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru dapat diselesaikan pada 14 Agustus.