Poltekpel Malahayati Buka Suara soal Kematian Taruna Muhammad Rasya Fadillah

1 October 2026 13:43

Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati Aceh buka suara terkait meninggalnya taruna Muhammad Rasya Fadillah ketika menjalani tahapan orientasi studi dan pengenalan kampus (ospek). Pihak kampus menyatakan telah memberikan penanganan sejak Rasya mengeluh demam dan hingga kini masih menunggu hasil pemeriksaan forensik untuk memastikan penyebab kematiannya.

Direktur Politeknik Pelayaran Malahayati Aceh Andi Fiardi mengatakan Rasya mulai mengeluh demam pada Sabtu, 26 September. Rasya kemudian mendapat perawatan di poliklinik kampus sebelum dirujuk ke RSUD Zainal Abidin Banda Aceh.

“Pihak kampus telah memberikan penanganan sejak Muhammad Rasya Fadillah mengeluh demam pada Sabtu 26 September lalu. Rasya sempat dirawat di poliklinik kampus sebelum dirujuk ke RSUD Zainal Abidin Banda Aceh,” kata Andi dalam tayangan Metro Siang Metro TV, Kamis 1 Oktober 2026. 

Andi mengatakan informasi awal yang diterima pihak kampus tidak menunjukkan adanya indikasi kekerasan terhadap Rasya. Namun, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan forensik dan visum dari pihak berwenang.

“Kalau kami menganggap bahwa ya sementara ya kami yakini dan kami pastikan tidak ada kekerasan itu,” ujarnya.

Andi juga mengklarifikasi informasi mengenai dugaan keracunan obat yang disebut berkaitan dengan kematian Rasya. Ia menegaskan dirinya selaku Direktur Poltekpel Malahayati tidak pernah menyatakan penyebab kematian Rasya karena keracunan obat.

“Pihak Poltek dari saya sendiri selaku direktur belum pernah menyatakan bahwa ini karena keracunan obat kayak gitu ya,” kata Andi.

Menurut Andi, informasi mengenai dugaan keracunan tersebut berasal dari rilis kepolisian yang diterimanya. Karena itu, pihak kampus menyerahkan kepastian penyebab kematian kepada pihak kepolisian dan pemeriksaan forensik.

“Nah ini kita serahkan kepada pihak Polresta yang melakukan penyelidikan,” ujarnya.

Andi mengatakan pihak kampus menghormati proses penyelidikan yang dilakukan kepolisian. Poltekpel Malahayati juga siap memberikan data dan keterangan yang dibutuhkan penyidik untuk mengungkap penyebab kematian Rasya.

Pihak kampus meminta semua pihak menunggu hasil pemeriksaan forensik dan visum sebelum menarik kesimpulan mengenai penyebab meninggalnya Muhammad Rasya Fadillah.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X