Jenazah Korban KM Virgo Sulit Dikenali Secara Fisik, Polisi Andalkan Tes DNA

29 September 2026 10:35

Proses identifikasi puluhan jenazah korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 masih terus berlanjut. Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan bekerja keras mencocokkan data antemortem dan postmortem meski dihadapkan pada kendala kerusakan fisik jenazah yang menyulitkan pengenalan visual.

Berdasarkan data per 28 September 2026, tim DVI telah berhasil mengidentifikasi dan memulangkan 41 jenazah kepada pihak keluarga. Namun, saat ini masih terdapat 29 jenazah di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin yang menunggu kepastian identitas.

Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol Muchammad Sofwan menjelaskan bahwa kondisi jenazah yang terus menurun memaksa petugas menerapkan metode identifikasi berlapis. Selain melibatkan tim odontologi forensik dan Pusat Inafis (Pusinafis) kepolisian juga melacak jejak digital korban di media sosial melalui Siber Polda Kalsel.

"Sejauh ini memang jenazah yang kami terima dari hari ke hari kondisinya makin susah diketahui. Jadi pada waktu rapat rekonsiliasi kita sampai mengulang-ulang pencocokan apakah ini sesuai atau tidak," ungkap Sofwan dalam dialog Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, dikutip Selasa, 29 September 2026.
 



Sofwan menegaskan tim medis masih sangat membutuhkan kelengkapan data antemortem tambahan dari pihak keluarga, khususnya rekam medis terperinci. Riwayat operasi pemasangan gigi palsu atau penggunaan implan pen tulang sangat krusial mengingat terdapat jenazah yang kehilangan anggota gerak, tapi memiliki implan tulang yang bisa menjadi petunjuk utama.

Menghadapi kondisi postmortem yang semakin sulit dikenali, petugas kini menjadikan tes usap (swab) DNA sebagai metode andalan. Sampel jenazah dikirim secara bertahap ke Pusdokkes Mabes Polri, sementara sampel pembanding dari keluarga inti dibantu oleh jajaran Dokkes dari berbagai wilayah asal korban.

"Idealnya untuk pemeriksaan DNA kita menunggu satu sampai dua minggu. Kecepatan juga tergantung dari pengiriman sampel DNA keluarga inti semakin cepat pengiriman semakin cepat pula kita menerima hasil identifikasi," jelasnya.

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X