Atasi Kabut Asap, Sumsel Jadi Prioritas Uji Coba Modifikasi Cuaca Pakai Dry Ice

13 October 2026 16:52

Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) ditetapkan sebagai salah satu wilayah prioritas dalam uji coba penerapan teknologi dry ice guna mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Langkah inovatif ini diharapkan menjadi solusi efektif di tengah kepungan kabut asap pekat yang mulai melumpuhkan aktivitas masyarakat harian.

Penerapan teknologi dry ice ini dikaji sebagai bagian dari operasi modifikasi cuaca untuk menyemai awan potensial dan memicu turunnya hujan di titik-titik rawan. Meski berpotensi besar, tingkat efektivitas metode ini di lapangan akan sangat bergantung pada kondisi atmosfer cuaca serta ketersediaan awan hujan di wilayah sasaran.

Melalui uji coba yang lebih terukur ini, pemerintah berharap dampak kebakaran, terutama kabut asap yang menyelimuti wilayah Kota Palembang, dapat segera ditekan.
 



Gubernur Sumatra Selatan, Herman Deru, menyambut baik langkah ini dan mendesak agar pemerintah pusat memberikan atensi penuh bagi wilayahnya. Ia menyoroti bahwa persoalan utama yang saat ini paling meresahkan warga adalah sisa residu kabut asap yang sangat pekat, terlepas dari luasan lahan terbakar yang menurutnya sudah mulai menyusut.

"Saya minta Sumsel jadi prioritas utama. Jadi kita ini bedakan ya, karhutla dengan asap. Ini asap ini yang banyak. Kalau karhutlanya tinggal 6,9 hektare. Ini data fakta yang sudah disampaikan tadi. Mudah-mudahan tidak bertambah ya," urai Herman Deru dikutip dari Prioritas Indonesia, Metro TV, Selasa 13 Oktober 2026. 

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X