Ancaman ISPA di Tengah Karhutla, Ini Gejala dan Cara Pengobatannya-Tips Kesehatan

Wijokongko • 27 October 2026 17:54

Jakarta: Infeksi Saluran Pernapasan Akut atau ISPA merupakan peradangan pada saluran pernapasan, mulai dari hidung hingga paru-paru. Penyakit ini dapat menyerang saluran pernapasan bagian atas maupun bawah dan mudah menular melalui percikan cairan dari penderita.

ISPA umumnya disebabkan oleh infeksi virus, tetapi juga dapat dipicu oleh bakteri. Beberapa penyakit yang termasuk dalam kelompok ISPA antara lain batuk pilek, sinusitis, radang tenggorokan akut, hingga pneumonia. Penularannya terjadi ketika seseorang menghirup percikan cairan yang keluar saat penderita batuk, bersin, atau berbicara. Penularan juga bisa terjadi melalui kontak dengan tangan atau benda yang terkontaminasi kuman.

Gejala ISPA bervariasi, bergantung pada bagian saluran pernapasan yang terinfeksi. Gejala yang umum muncul meliputi batuk, bersin, pilek, hidung tersumbat, demam, sakit tenggorokan, dan mudah lelah. Pada infeksi yang menyerang saluran pernapasan bawah, penderita juga dapat mengalami batuk berdahak hingga sesak napas.

ISPA dapat menyerang siapa saja. Namun, anak-anak berusia di bawah lima tahun, lansia, perokok, serta orang dengan daya tahan tubuh lemah atau penyakit kronis memiliki risiko lebih tinggi mengalami infeksi maupun komplikasi. Sebagian besar ISPA akibat virus dapat membaik dengan sendirinya. Istirahat yang cukup dan konsumsi air putih dapat membantu meredakan gejala. Penggunaan obat perlu disesuaikan dengan keluhan dan petunjuk tenaga kesehatan. Antibiotik hanya digunakan untuk infeksi bakteri sesuai resep dokter. Meski demikian, ISPA perlu diwaspadai apabila gejala semakin berat. Segera cari pertolongan medis jika mengalami sesak napas, sulit bernapas, batuk berdarah, atau penurunan kesadaran. Untuk mengurangi risiko penularan, dianjurkan untuk mencuci tangan secara teratur, menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin, menjaga kebersihan lingkungan, serta menghindari paparan asap rokok dan polusi udara. (Titik Nurmalasari)

(Wijokongko)


Close Ads X
Close Ads X