Teknologi Budidaya Rumput Laut Karya Anak Bangsa Diminati Delegasi Kepulauan Solomon

18 October 2026 14:41

Inovasi teknologi maritim karya anak bangsa asal Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, berhasil memikat perhatian dunia internasional. Delegasi dari negara Kepulauan Solomon secara khusus datang menjajaki peluang kerja sama untuk mengadopsi teknologi budidaya rumput laut dan infrastruktur perairan guna mendukung sektor kelautan dan perikanan mereka.

Teknologi yang dikembangkan oleh PT Gani Arta Dwitunggal di bawah merek Aquatec ini dinilai sangat praktis dan efisien. Salah satu inovasi yang menjadi sorotan adalah penggunaan pelampung khusus yang dirancang jauh lebih tahan lama. Pelampung ini hadir sebagai solusi ramah lingkungan untuk menggantikan maraknya penggunaan botol air mineral bekas yang kerap berakhir menjadi limbah sampah plastik di lautan.
 



Selain itu, Aquatec juga menciptakan sistem pengait inovatif pada rangkaian peralatan budidaya rumput laut. Melalui sistem ini, petani dapat melepas rumput laut saat masa panen tanpa harus merepotkan diri membongkar seluruh konstruksi peralatan. Terobosan ini secara signifikan mampu menghemat waktu, menekan beban tenaga kerja, sekaligus mempercepat proses persiapan untuk musim tanam berikutnya.

Tidak hanya berfokus pada sektor budidaya kelautan, Aquatec turut menawarkan teknologi dermaga apung yang sangat krusial dalam mendukung konektivitas antarpulau. Sebelum dilirik oleh Kepulauan Solomon, berbagai produk infrastruktur maritim buatan Bandung Barat ini telah sukses menembus pasar ekspor di sejumlah negara, mulai dari Tiongkok, Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, Filipina, hingga Maladewa.

Direktur PT Gani Arta Dwitunggal, Andi J. Sunadim, menjelaskan bahwa ketertarikan Kepulauan Solomon didasari oleh kesamaan karakteristik alam antar kedua negara kepulauan tersebut. Ia berharap penjajakan bisnis ini dapat meluas menjadi kerja sama strategis antar-pemerintah.

"Dari Kepulauan Solomon datang ke sini karena pada dasarnya kita punya kondisi geografis yang sama, sehingga kita punya tantangan dan solusi yang sama. Seperti Indonesia yang membutuhkan infrastruktur dan sarana produksi untuk budidaya rumput laut dan ikan, Kepulauan Solomon juga memiliki kebutuhan yang sama. Saya berharap ini bisa memberikan solusi praktis dan membantu membangun landasan kerja sama yang lebih baik antara Indonesia dengan Kepulauan Solomon," ungkap Andi dikutip dari Metro Siang, Metro TV, Minggu 18 Oktober 2026.

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X