NEWSTICKER

Obral Remisi Bukti Korupsi Tak Dipandang Kejahatan Luar Biasa di Indonesia

8 September 2022 08:11

Wacana pemiskinan pelaku tindak pidana korupsi atau perampasan aset terhadap pelaku tindak pidana hingga kini belum juga terwujud, seiring dengan tidak masuknya RUU tersebut pada Prolegnas DPR tahun ini. Sejatinya ini bisa menjadi payung hukum yang kuat guna memberikan efek jera kepada para koruptor, bukan justru obral remisi terhadap perampok uang negara.

Dengan obral remisi, seorang terpidana korupsi cukup sebentar menjalani pidana dan kemudian bisa segera mendapatkan kebebasan bersyarat. Artinya tidak ada penanganan yang luar biasa bagi pelaku koruptor.

Akibat paling buruknya adalah hilangnya efek jera di dalam pemidanaan, orang tidak akan lagi takut melakukan korupsi dan memberi sinyal buruk kepada pelaku tipikor maupun calon-calon pelaku, bahwa keuntungan melakukan korupsi jauh lebih tinggi ketimbang resikonya.

"Jadi menurut saya dengan pembebasan bersyarat puluhan terpidana korupsi ini, semakin menegaskan, bahwa Indonesia ini sangat ramah terhadap pelaku tindak pidana korupsi" ujar Zaenur Rohman.

Tag