Potret Erupsi Anak Krakatau yang Direkam NASA

10 September 2026 21:32

Lembaga antariksa NASA turut memantau dan merekam letusan dahsyat Gunung Anak Krakatau menggunakan satelit pada 5 September 2026. 

Dikutip dari tayangan Primetime News Metro TV, Kamis, 10 September 2026, dalam situs resminya, NASA menyampaikan bahwa aktivitas letusan sebenarnya merupakan hal yang rutin terjadi di Gunung Anak Krakatau. Hasil tangkapan citra satelit memperlihatkan gumpalan putih gas vulkanik yang mengepul di atas awan abu berwarna cokelat. 
 


Seiring erupsi tersebut, Badan Meteorologi Indonesia melaporkan bahwa sebaran abu vulkanik sempat membumbung tinggi hingga 6.000 meter di sebelah timur gunung dan mencapai 15.000 meter di sebelah barat.

Dampak dari sebaran abu vulkanik di atmosfer tersebut menyebabkan gangguan signifikan pada sektor transportasi udara. 

Keberadaan abu memicu penutupan sementara delapan bandara di wilayah Jawa dan Sumatra, serta mengganggu hampir 3.000 penerbangan dari dan menuju kawasan tersebut.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X