19 September 2026 23:19
Banjarmasin: Basarnas memperpanjang operasi pencarian korban KMP Virgo Transport 8 selama tujuh hari ke depan. Perpanjangan dilakukan karena persiapan operasi salvage untuk mengangkat badan kapal membutuhkan waktu lebih panjang, sementara tim penyelam kembali disiapkan untuk mencari korban yang diduga masih terjebak di dalam lambung kapal.
“Perpanjangan selama masa tujuh hari ini memiliki sejumlah latar belakang. Mulai dari kesiapan dari operasi salvage yang dilakukan antara owner perusahaan dan juga tim expert yang telah dihadirkan, ini memerlukan perkiraan waktu yang cenderung lebih panjang,” kata jurnalis Metro TV Insan Suardi dalam tayangan Top News Metro TV, Sabtu 19 September 2026.
Sebelumnya, Tim SAR menemukan tiga jenazah baru di dalam lambung kapal Virgo. Tiga jenazah tersebut terdiri dari dua laki-laki dan satu perempuan dan telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk identifikasi oleh Tim DVI Polri.
“Kalau kita lihat bodi kapal dari Virgo Transport 8 kini telah sepenuhnya kandas di perairan Laut Jawa sehingga tim penyelam dapat bergerak,” ujar Insan.
Menurut Insan, belasan penyelam telah dibawa menggunakan KM SAR Kamajaya 104 milik Basarnas dari Pelabuhan Trisakti menuju lokasi kejadian. Perjalanan menuju titik pencarian diperkirakan membutuhkan waktu lima hingga enam jam.
“Mulai pada hari esok pagi persiapan dari operasi penyelaman akan dilakukan untuk mencari sekitar 126 korban yang masih hilang,” katanya.
Baca Juga :
Tim penyelam akan melakukan pencarian dengan mempertimbangkan kondisi cuaca, arus bawah laut, dan kecepatan angin. Tim optimistis pencarian dapat kembali menemukan korban apabila kondisi perairan mendukung.
“Kalau esok dengan dukungan cuaca terkait dengan arus bawah laut dan juga kecepatan angin ini dianggap bersahabat maka dari tim penyelam optimis akan mampu menemukan kembali potensi korban-korban lain yang diduga masih terperangkap di dalam lambung kapal,” ujar Insan.
Korban yang ditemukan nantinya akan dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani proses identifikasi. Rumah sakit juga telah menerima sejumlah sampel antemortem dari keluarga korban.
Hingga saat ini, 108 orang dinyatakan selamat dan sembilan orang meninggal dunia. Sementara itu, 126 orang masih dinyatakan hilang.
“Beberapa pihak keluarga masih tetap bertahan dari masa hari pertama operasi sampai dengan saat ini untuk menantikan bagaimana kabar dari keluarga mereka yang masih dinyatakan hilang,” kata Insan.