Kualitas Udara di Ketapang Kembali Memburuk Imbas Karhutla

19 September 2026 18:52

Ketapang: Kualitas udara di Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar) kembali memburuk pada sore ini, Sabtu, 19 September 2026. Indeks kualitas udara meningkat dari skor 75 pada pagi hari menjadi 121 sore hari.

"Polusi udara pada sore ini menunjukkan bahwa kualitas udaranya berada pada skor 121, masuk kategori tidak sehat. Terutama bagi kelompok sensitif," ujar Jurnalis Metro TV Elvina Sihombing, dalam program Metro Hari Ini Metro TV.

Dalam pantauan di lapangan, banyak debu berterbangan imbas kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Debu berasal dari vegetasi yang terbakar,

Sementara itu, sebuah lahan di Desa Negeri Baru, Ketapang, yang sempat terbakar kini sudah padam. Menyisakan rumput dan dedaunan yang hangus terbakar.
 



Sementara itu, para petugas gabungan TNI, Polri, Pemadam Kebakaran, Manggala Agni, dan juga Masyarakat Peduli Api masih terus berupaya memadamkan api. Sejumlah tantangan juga masih terus dihadapi, seperti krisis air bersih, di mana para petugas harus mengangkut pompa air dan juga selang.

"Kalbar sendiri sudah dibangun sumur bor sebanyak 135 titik dan 17 di antaranya berada di Ketapang,"  kata Elvina.

Pembangunan sumur bor tersebut dinilai cukup efektif. Sebab, para petugas tidak perlu mengangkut air dari lokasi yang jauh dari titik kebakaran.

(Gervin Nathaniel Purba)


Close Ads X
Close Ads X