Pernak-Pernik Hiasan 17-an Berbahan Sampah Plastik Diburu Warga

Mahmud Fauzi • 31 July 2026 11:13

Surabaya: Menjelang HUT Ke-81 Republik Indonesia, permintaan pernak-pernik Merah Putih hasil daur ulang plastik di Kampung Gunung Anyar Tengah, Surabaya, Jawa Timur meningkat tajam. Pesanan bahkan naik hingga 70 persen dibanding hari biasa.

Berbagai hiasan Merah Putih hasil daur ulang limbah plastik ini menjadi buruan masyarakat menjelang Bulan Kemerdekaan.

Mulai dari bunga hias hingga beragam ornamen Agustusan diproduksi oleh para pengrajin untuk memenuhi tingginya permintaan pasar.

Para pengrajin mengaku pesanan meningkat hingga 70% dibandingkan hari-hari biasa.

Usaha kreatif yang juga memberdayakan ibu-ibu PKK setempat ini kini mampu memproduksi sekitar 200 pernak-pernik setiap hari.

Padahal di luar musim perayaan Kemerdekaan, produksi kerajinan umumnya dilakukan hanya saat ada pesanan masuk. Tak hanya dari Surabaya dan sekitarnya, pesanan juga datang dari berbagai daerah di Jawa Tengah seperti Wonogiri dan Purbalingga.

Pemasaran melalui media sosial menjadi salah satu kunci meningkatnya jangkauan pasar produk kerajinan daur ulang ini.

Bahan baku yang digunakan berasal dari limbah plastik kresek dan gelas plastik bekas. Namun seiring meningkatnya permintaan, sebagian bahan kini harus dibeli agar produksi tetap berjalan. Harga produk dibanderol mulai dari Rp2.250 hingga Rp7 ribu per buah, tergantung jenis dan tingkat kerumitannya.

Menjelang perayaan Hari Kemerdekaan, peningkatan penjualan tak hanya mendongkrak omzet usaha, tetapi juga memberikan tambahan penghasilan bagi ibu-ibu PKK yang terlibat dalam proses produksi.

Kerja sama mengolah limbah menjadi produk bernilai ekonomi ini menjadi contoh pemberdayaan masyarakat sekaligus upaya mengurangi sampah plastik di lingkungan.

(Wijokongko)


Close Ads X
Close Ads X