Harga Daging Ayam Merangkak Naik, Walkot Farhan Bakal Telusuri Penyebab ke Distributor

4 August 2026 13:58

Harga daging ayam di sejumlah pasar tradisional di Kota Bandung dilaporkan terus merangkak naik dalam dua pekan terakhir. Kenaikan yang terjadi secara bertahap hampir setiap hari ini mulai dikeluhkan oleh para pedagang maupun masyarakat.

Lonjakan harga ini terpantau bertepatan dengan dimulainya kembali aktivitas sekolah serta berjalannya program Makan Bergizi Gratis (MBG). Meski demikian, para pedagang mengaku tidak mengetahui penyebab pasti kenaikan tersebut karena pasokan sepenuhnya bergantung pada distributor.
 


Menanggapi fenomena ini, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyatakan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tengah melakukan penelusuran. Farhan berencana meminta keterangan langsung dari para pelaku usaha dan pemasok besar ayam potong untuk mengidentifikasi faktor pemicu kenaikan harga.

"Kalau ayam karena permintaan yang tinggi terus, apalagi sekarang kan wisata lagi tinggi, sudah pasti itu. Itu gambaran kasar ya, saya belum tahu persis. Karena kelihatan kalau saya cek ke hulu di daerah Jawa Barat bagian timur situ sampai ke arah selatan, suplai ayamnya aman-aman aja. Cuman memang permintaannya tiba-tiba meninggi," ujar Farhan dalam tayangan Metro Siang Metro TV, Selasa 4 Agustus 2026. 

Kendati harga terus melambung, Pemkot Bandung mengaku belum dapat menggelar operasi pasar khusus untuk komoditas daging ayam. Hal ini dikarenakan stok operasi pasar yang tersedia saat ini hanya terbatas pada beras, gula, dan minyak goreng. Pihak pemerintah berkomitmen untuk terus memantau distribusi agar harga kembali stabil.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X