11 June 2026 22:55
Utusan Khusus Presiden Bidang Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, membantah keras tudingan keterlibatan dirinya dalam kasus dugaan suap impor kargo ilegal di Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai. Kasus tersebut saat ini tengah ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, Raffi Ahmad secara tegas membantah telah melakukan transaksi pembelian gawai secara ilegal dari Amerika Serikat. Ia juga mengklarifikasi keberadaan dirinya di depan gerai Blueray Cargo di New York pada Oktober 2024 lalu. Menurutnya, momen tersebut murni hanya untuk memenuhi ajakan foto bersama dari para penggemar.
Didampingi oleh kuasa hukumnya, Hotman Paris Hutapea, tuduhan yang dialamatkan kepada suami Nagita Slavina tersebut dinilai sebagai fitnah yang sama sekali tidak berdasar.
"Fakta hukumnya adalah Raffi tidak pernah memesan iPhone maupun laptop dari Blueray. Raffi juga tidak kenal siapa itu Blueray. Ia hanya kebetulan berkunjung ke restoran Awang Kitchen di Amerika, yang letaknya di samping Blueray," ungkap Hotman Paris dikutip dari tayangan Metro Hari Ini, Metro TV, Kamis 11 Juni 2026.
Hotman menambahkan bahwa pihak Blueray di Amerika Serikat sempat menawarkan gawai gratis kepada Raffi, namun tawaran tersebut ditolak.
"Enggak mau saya juga. Dan juga tidak ada komunikasi lagi sesudah itu," timpal Raffi.
"Jadi benar-benar satu handphone pun tidak pernah pesan, minta juga tidak, dikirim juga tidak. Total nol. Artinya tidak ada kaitan apa pun peranan Raffi dengan tangkap tangan Blueray dalam memasukkan barang impor ke Indonesia," jelas Hotman.