Israel Targetkan Situs Hizbullah di Beirut

13 March 2026 16:49

Beirut: Israel masih terus menyerang wilayah Lebanon hingga menyasar ke kawasan ibu kota Beirut. Eskalasi di Lebanon terjadi setelah Hizbullah mengumumkan intervensinya merespons serangan Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap Iran.

Ledakan-ledakan terus terlihat di langit malam Beirut pada Jumat, 12 Maret 2026, dini hari, waktu setempat. Militer Israel mengatakan mereka telah memulai gelombang serangan lain di Beirut dan menargetkan situs-situs Hizbullah. 

Peristiwa ini terjadi setelah serangan Israel pada Kamis pagi menghantam sebuah gedung di distrik perumahan dan komersial yang ramai di pusat Beirut. Serangan itu bahkan terjadi di dekat kantor Perdana Menteri, gedung PBB, dan kedutaan asing.

Sebuah gedung tinggi dihantam di lingkungan Bachoura, pusat kota Beirut, setelah militer Israel mengeluarkan peringatan kepada warga setempat untuk segera mengungsi. Sebelumnya militer Israel mengumumkan gedung ini akan menjadi target dengan klaim Hizbullah menyimpan jutaan dolar dana teroris di dalamnya. 
 



Menurut laporan media lokal, pesawat tempur Israel melakukan dua serangan udara dan menghancurkan sebagian gedung. Pada hari yang sama, Kementerian Kesehatan Lebanon mengumumkan jumlah total korban sejak 2 Maret mencapai 687 orang tewas dan 1.774 orang terluka.

Warga Kfar Kana meninjau kerusakan pada hari Kamis setelah serangan roket Hizbullah menghantam wilayah di Israel utara ini. Serangan itu bertepatan dengan laporan puluhan roket yang diluncurkan ke arah Israel utara sebagai bagian dari kampanye pembalasan oleh Hizbullah. Sumber militer Israel mengonfirmasi sistem pertahanan udara mencegat sebagian besar proyektil yang menyerang wilayah ini.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gervin Nathaniel Purba)