AI Karya Anak Bangsa Didorong Jadi Garda Depan Pertahanan Siber Indonesia

Metro TV • 15 July 2026 20:46

Jakarta: Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) mendorong pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) karya anak bangsa untuk memperkuat sistem pertahanan siber nasional. Langkah tersebut dinilai penting seiring meningkatnya ancaman serangan siber yang semakin kompleks di era transformasi digital.

Pemerintah menilai teknologi AI kini tidak hanya dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber untuk melancarkan serangan, tetapi juga harus diadopsi sebagai bagian dari sistem pertahanan agar mampu mendeteksi dan memprediksi ancaman secara lebih cepat.

Sebagai bentuk dukungan terhadap inovasi dalam negeri, Kemenkomdigi mengapresiasi hadirnya platform Autonomous Penetration Testing lokal bernama Bronyx AI yang dikembangkan oleh ITSEC. Teknologi berbasis agen AI tersebut dirancang untuk menguji kerentanan sistem digital secara otomatis dalam waktu yang relatif singkat sehingga diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan keamanan siber di Indonesia.
 



Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Kemenkomdigi, Sonny Hendra Sudaryana, mengatakan Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan talenta digital, khususnya di bidang keamanan siber.

"Saya optimistis sekali dengan talenta digital Indonesia, khususnya di era cyber security ini. Karena kalau kita melihat banyak ethical hacker, bagaimana kita mengubah hobi-hobi nge-hack itu menjadi sesuatu yang benar-benar positif dan menjadi bisnis," kata Sonny.

Menurutnya, pengembangan solusi keamanan siber berbasis AI menjadi peluang besar bagi talenta digital nasional untuk menghasilkan inovasi yang tidak hanya bermanfaat bagi perlindungan data dan sistem digital, tetapi juga memiliki nilai ekonomi.

Kemenkomdigi berharap semakin banyak inovasi AI lokal yang dapat diadopsi oleh berbagai sektor sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan siber nasional sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dan pelaku industri terhadap pentingnya keamanan digital di tengah pesatnya transformasi teknologi.

(Zein Zahiratul Fauziyyah)


Close Ads X
Close Ads X