Dari Bantul ke Tanah Suci, Mbah Mardijiyono Berhaji di Usia 103 Tahun

4 May 2026 17:40

Madinah: Seorang calon haji tertua asal Piyungan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Mardijiyono Karto Sentono, menunjukkan semangat ibadah yang luar biasa. Di usianya yang menginjak 103 tahun, ia akhirnya dapat mewujudkan mimpi untuk menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.

Sehari-harinya, Mbah Mardijiyono bekerja sebagai petani. Ia memiliki harapan sederhana penuh makna, yakni dapat beribadah di Masjid Nabawi dan Masjidil Haram.

Berkat kesabaran dan tekadnya, Mbah Mardijiyono akhirnya dapat berangkat haji tahun ini bersama kloter 9 Embarkasi Yogyakarta. Setibanya di Madinah, ia mengaku sangat bahagia dan bersyukur bisa tiba di Tanah Suci. Meski usianya tak lagi muda, semangat ibadahnya tetaplah kuat.

"Senang, mantap pokoknya. Niat saya untuk ibadah," ucap Mbah Mardijiyono, dikutip dari Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Senin, 4 Mei 2026. 
 

Baca Juga: Visa Sempat Tercancel, 2 Calon Haji Muda Berhasil Masuk Madinah

Karena faktor usia, Mbah Mardi harus dibantu oleh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dan digendong saat turun dari kendaraan menuju area penerimaan jemaah. Kepala PPIH Daerah Kerja (Daker) Madinah Khalilurrahman, mengaku terharu dengan semangat Mbah Mardijiyono. Hal ini menjadi contoh nyata bahwa usia tidak menghalangi tekad seorang hamba untuk beribadah. 

"Kita ini mendapatkan amanah dari Allah untuk merawat beliau. Ini merupakan kehormatan bagi kita bisa bertemu dengan orang yang usianya sudah satu abad lebih. Seandainya kita berhasil menghantarkan beliau mendapat haji yang mabrur, insyaallah balasannya surga dari Allah," ujar Khalilurrahman. 

(Alfiah Ziha Rahmatul Laili)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)