29 January 2026 17:57
Pemerintah menyatakan terus memberikan perhatian pada kesejahteraan guru honorer melalui pemberian insentif. Namun, Komisi X DPR menilai kondisi guru honorer saat ini masih sangat memprihatinkan.
Gaji yang diterima bahkan jauh dari standar hidup layak dan tidak sebanding dengan jasa mereka dalam mencerdaskan bangsa.
Pemerintah hingga kini masih terus memberikan perhatian kepada nasib guru di Indonesia, khususnya guru honorer yang hingga kini kesejahteraannya masih jauh dari kata layak.
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian menyebut anggaran pendidikan yang mencapai 20 persen dari APBN seharusnya bisa menggaji guru honorer sebesar Rp5 juta per bulan. Namun, kondisi di lapangan jauh dari harapan.
Banyak guru honorer hanya menerima gaji antara Rp250 ribu hingga Rp700 ribu per bulannya. Nominal tersebut dinilai sangat tidak layak, terlebih bagi guru yang setiap hari tetap mengabdi, mengajar, dan mendidik generasi bangsa.
"Kami di Komisi X sebenarnya selalu menyuarakan pertama tentang kesejahteraan guru. Kalau saja anggaran pendidikan kita yang 20 persen mandatory spending yang ada di konstitusi betul-betul diperuntukkan untuk
kepentingan pendidikan, maka gaji guru menurut hitungan Komisi X itu minimal Rp5juta. Itu gaji guru honorer yang hari ini mereka harus hidup dengan Rp250 ribu per bulan," kata Lalu dikutip dari Prioritas Indonesia, Metro TV, Kamis, 29 Januari 2026.
Baca Juga :