6 February 2026 10:40
Ketegangan di Jalur Gaza kembali memuncak meski perjanjian gencatan senjata masih berlaku. Serangan udara dan tembakan artileri Israel menerjang sejumlah wilayah di Gaza pada Rabu 3 Februari 2026, menyebabkan sedikitnya 21 warga Palestina tewas, termasuk anak-anak dan seorang petugas medis.
Serangan terbaru dilancarkan sejak subuh dengan menyasar Kota Gaza dan Khan Yunis, termasuk permukiman warga serta tenda-tenda pengungsi. Pertahanan Sipil Palestina melaporkan sebuah drone militer Israel menghantam tenda pengungsi di beberapa lokasi, menewaskan tujuh orang, salah satunya seorang paramedis bernama Husein .
Direktur Pusat Ambulans di Khan Yunis, Gaza Selatan, menyatakan bahwa petugas medis tersebut gugur saat berupaya kembali ke lokasi ledakan untuk mengevakuasi korban luka, ketika serangan susulan kembali terjadi.
| Baca juga: Yordania Kecam Israel atas Pelanggaran Berulang Gencatan Senjata Gaza |