Israel Lagi-Lagi Langgar Gencatan Senjata, 21 Warga Palestina Tewas Dibunuh

6 February 2026 10:40

Ketegangan di Jalur Gaza kembali memuncak meski perjanjian gencatan senjata masih berlaku. Serangan udara dan tembakan artileri Israel menerjang sejumlah wilayah di Gaza pada Rabu 3 Februari 2026, menyebabkan sedikitnya 21 warga Palestina tewas, termasuk anak-anak dan seorang petugas medis.

Serangan terbaru dilancarkan sejak subuh dengan menyasar Kota Gaza dan Khan Yunis, termasuk permukiman warga serta tenda-tenda pengungsi. Pertahanan Sipil Palestina melaporkan sebuah drone militer Israel menghantam tenda pengungsi di beberapa lokasi, menewaskan tujuh orang, salah satunya seorang paramedis bernama Husein .

Direktur Pusat Ambulans di Khan Yunis, Gaza Selatan, menyatakan bahwa petugas medis tersebut gugur saat berupaya kembali ke lokasi ledakan untuk mengevakuasi korban luka, ketika serangan susulan kembali terjadi.
 

Baca juga: Yordania Kecam Israel atas Pelanggaran Berulang Gencatan Senjata Gaza

Selain itu, 14 korban jiwa lainnya dilaporkan tewas akibat tembakan artileri Israel di pinggiran lingkungan Zaitun dan Tuffah. Dari jumlah tersebut, korban termasuk lima perempuan dan tiga anak-anak.

Di sisi lain pihak militer Israel (Israel Defense Forces/IDF) berdalih serangan tersebut merupakan respons atas aksi penembakan terhadap pasukan mereka di perbatasan Gaza Utara yang melukai seorang perwira cadangan.

Namun, kelompok Hamas membantah keras klaim tersebut. Hamas menilai alasan yang disampaikan Israel sebagai dalih untuk membenarkan serangan mematikan terhadap warga sipil di Jalur Gaza.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)