Yordania Kecam Israel atas Pelanggaran Berulang Gencatan Senjata Gaza

Asap dari serangan udara Israel di Gaza. (Anadolu Agency)

Yordania Kecam Israel atas Pelanggaran Berulang Gencatan Senjata Gaza

Willy Haryono • 1 February 2026 17:10

Amman: Pemerintah Yordania mengecam keras pelanggaran berulang Israel terhadap perjanjian gencatan senjata di Jalur Gaza, yang mengakibatkan puluhan orang tewas dan terluka. Amman memperingatkan bahwa tindakan tersebut merupakan eskalasi berbahaya yang dapat memperburuk situasi kawasan.

Dalam pernyataan resmi pada Sabtu kemarin, juru bicara Kementerian Luar Negeri Yordania Fouad Majali menyatakan bahwa pelanggaran tersebut merusak upaya regional dan internasional untuk menjaga keamanan serta stabilitas di Gaza.

“Kerajaan sepenuhnya menolak dan mengecam keras pelanggaran Israel terhadap perjanjian gencatan senjata di Gaza,” kata Majali, dilansir dari SANA, Minggu, 1 Februari 2026.

Ia mendesak Israel agar mematuhi kesepakatan tersebut dan melaksanakan Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803.

Majali juga menyerukan agar bantuan kemanusiaan dapat segera masuk ke Gaza dalam jumlah yang memadai dan tanpa hambatan. Selain itu, ia meminta komunitas internasional untuk menjalankan tanggung jawab hukum dan moralnya guna memastikan kepatuhan Israel terhadap gencatan senjata.

Ia memperingatkan bahwa langkah-langkah yang berpotensi menggagalkan upaya de-eskalasi harus dihindari, karena dapat memperburuk krisis kemanusiaan dan keamanan di wilayah tersebut.

Majali kembali menegaskan dukungan Yordania terhadap jalur politik yang jelas menuju pembentukan negara Palestina yang merdeka dan berdaulat berdasarkan garis perbatasan 4 Juni 1967, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota. Ia menekankan bahwa solusi dua negara harus diwujudkan sesuai resolusi legitimasi internasional dan Prakarsa Perdamaian Arab.

Secara terpisah, Kantor Media Pemerintah Gaza menyatakan bahwa pasukan pendudukan Israel telah melakukan sedikitnya 1.450 pelanggaran gencatan senjata sejak perjanjian tersebut mulai berlaku pada 10 Oktober 2025.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan sejumlah lembaga internasional sebelumnya telah memperingatkan bahwa serangan Israel yang terus berlanjut berisiko meruntuhkan gencatan senjata serta semakin memperburuk kondisi kemanusiaan di Gaza.

Mereka menyerukan tindakan internasional mendesak untuk menghentikan pelanggaran, menjamin pengiriman bantuan, dan melindungi warga sipil.

Baca juga:  Turki Kecam Serangan Israel di Gaza, Soroti Pelanggaran Gencatan Senjata

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)