Jakarta: Provinsi Jawa Barat memiliki bentang alam pegunungan yang menyimpan banyak surga tersembunyi berupa air terjun atau yang akrab disebut curug oleh warga setempat. Bagi para wisatawan yang mendambakan suasana sejuk dan pemandangan alam yang asri, destinasi ekowisata air terjun selalu menjadi pilihan pelarian yang sempurna untuk melepas penat dari hiruk pikuk perkotaan.
?Mengutip ulasan dari laman resmi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, terdapat 5 rekomendasi air terjun terbaik yang wajib masuk ke dalam daftar rencana perjalanan wisata Anda. Dari daftar panjang tersebut, berikut adalah lima perwakilan destinasi air terjun paling ikonis yang menawarkan daya tariknya masing masing.
?Curug Malela
Berlokasi di Kabupaten Bandung Barat, destinasi ini sering mendapat julukan sebagai
air terjun Niagara berukuran mini karena bentuk alirannya yang melebar membelah tebing dan memiliki debit air yang sangat deras.
?
Curug Cikaso
tersembunyi di wilayah Sukabumi, tempat wisata alam ini menawarkan pesona tiga aliran air terjun berdampingan yang bermuara pada sebuah kolam alami berwarna biru kehijauan yang sangat jernih.
?Curug Cimahi
Berada tidak jauh dari kawasan Cisarua, air terjun setinggi puluhan meter ini menawarkan fasilitas gardu pandang yang megah serta udara pegunungan yang sangat menyegarkan pikiran bagi siapa pun yang berkunjung.
?Curug Citambur
terletak di Kabupaten Cianjur, destinasi eksotis ini menyuguhkan pemandangan air terjun tinggi yang dikelilingi oleh tebing hijau dan hamparan kabut tipis yang menambah kesan magis pada lanskap sekitarnya.
?
Curug Cilember
Kawasan rekreasi yang berada di wilayah Bogor ini memiliki keunikan berupa tujuh tingkatan air terjun berbeda di mana pengunjung dapat menikmati suasana rindangnya hutan pinus sekaligus singgah di taman konservasi kupu kupu.
?Keberadaan deretan air terjun tersebut menjadi bukti nyata atas kekayaan potensi pariwisata alam yang dimiliki oleh Jawa Barat. Guna menjangkau berbagai lokasi wisata eksotis ini, para pelancong disarankan untuk menggunakan kendaraan roda dua mengingat akses jalan menuju kawasan curug yang menantang sekaligus untuk mempermudah mobilitas selama perjalanan liburan. (Daffa Yazid Fadhlan)
Sumber: disparbud.jabarprov.go.id