Aktivitas Pasar di Sikka Kembali Normal Pascagempa, Harga Ikan Naik 50%

4 September 2026 11:53

Sikka: Aktivitas perdagangan di Pasar Wairkoja, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, kembali normal memasuki minggu ketiga pascagempa, meski harga ikan mengalami kenaikan hingga 50 persen.

Dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Jumat 4 September 2026, Pasar Wairkoja bahkan telah kembali beroperasi sejak satu hingga dua hari setelah gempa.

Pedagang di pasar tersebut menjual berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari sayuran, ikan, sembako, kebutuhan sehari-hari, benang untuk kain tenun hingga gelang khas NTT.

Harga ikan kini mencapai sekitar Rp600 ribu per boks, naik dari sebelumnya sekitar Rp300 ribu per boks. Kenaikan harga tersebut terjadi karena kondisi laut yang berkabut sehingga menghambat distribusi ikan.

Selain ikan, harga sejumlah kebutuhan pokok juga mengalami kenaikan. Harga minyak dan beras naik sekitar Rp2 ribu hingga Rp3 ribu.

Sementara itu, harga sayuran seperti sawi mengalami kenaikan sekitar Rp3 ribu hingga Rp4 ribu sejak gempa terjadi.

Aktivitas perdagangan di Pasar Wairkoja tetap berjalan karena kondisi infrastrukturnya tidak mengalami kerusakan berarti. Tidak terlihat keretakan maupun kerusakan yang mengganggu kegiatan pasar.

Pasar Wairkoja berada di kawasan Kota Maumere yang tidak terdampak signifikan oleh gempa. Kondisi berbeda terjadi di sejumlah desa di wilayah perbukitan dan pinggiran.

Sejumlah desa di perbatasan Maumere dan Larantuka mengalami kerusakan infrastruktur cukup parah. Aktivitas sekolah dan perdagangan di wilayah tersebut sempat dihentikan.

Bupati Sikka menyiapkan bantuan sekitar Rp20 miliar untuk perbaikan infrastruktur pascagempa setelah masa darurat diperpanjang dan berakhir.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X