Prof. Ali Zum Mashar Raih Penghargaan Svarna Bhumi Award 2026

3 September 2026 17:44

Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi menjaga ketahanan pangan nasional, PT Pupuk Indonesia bekerja sama dengan Benihbaik.com dan Kick Andy Metro TV kembali menggelar Svarna Bhumi Award 2026. Ajang yang memasuki tahun keempat ini memberikan apresiasi kepada petani, penyuluh, dan inovator yang dinilai sukses memajukan sektor pertanian berkelanjutan.

Tahun ini, terdapat lima pejuang pangan yang menerima penghargaan. Dua sosok yang menonjol adalah Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. Ali Zum Mashar, dan inovator muda asal Bali, AA Gede Agung Wedhatama.

Prof. Ali Zum Mashar dianugerahi penghargaan atas temuan monumentalnya, "Mikroba Google". Pupuk hayati yang mengandung 18 jenis mikroba ini terbukti mampu memulihkan lahan kritis dan memaksimalkan produktivitas lahan gambut. Penelitian yang telah dipatenkan sejak 2001 tersebut kini telah dirasakan manfaatnya oleh berbagai kelompok tani, baik di pelosok Indonesia maupun mancanegara.

"Ini saya sangat tersanjung dan ini adalah kegiatan yang baik untuk memberikan inspirasi dan motivasi bahkan menjadikan contoh yang baik bagi bangsa ini agar selalu ada penghargaan terhadap karya-karya monumental yang akan menjadikan inspirasi banyak masyarakat kita untuk maju, mendorong menjadi pahlawan-pahlawan pangan yang masa kini dan masa depan. Sehingga inilah yang akan membuat kemajuan baik teknologi, semangat kerja, maupun entrepreneurship pada masyarakat, khususnya petani milenial dan kita para peneliti, ilmuwan, untuk terus maju. Jangan berhenti untuk berkarya demi untuk membangun bangsa ini menuju kejayaan Indonesia yang akan datang," ujar Prof. Ali dalam tayangan Prioritas Indonesia Metro TV, kamis, 3 September 2026. 


Sementara itu, AA Gede Agung Wedhatama, atau yang akrab disapa Bli Weda, terpilih berkat keberhasilannya menggerakkan generasi muda melalui komunitas Petani Muda Keren (PMK) sejak 2013. Bli Weda memperkenalkan sistem smart farming, sebuah inovasi yang memungkinkan petani memantau kondisi lahan, penyiraman, hingga kadar pH tanah hanya melalui telepon genggam.

Melalui PMK, Bli Weda berusaha mengubah stigma pertanian agar dipandang sebagai profesi yang modern, mandiri, dan menjanjikan bagi milenial. Komunitas ini juga menjadi jembatan langsung yang mempertemukan petani dengan pasar.

"Harapan ke depan semoga semakin banyak anak muda kita yang sadar dan terjun ke pertanian karena ini adalah kekuatan bangsa kita. Maju jadi petani, jadi bangga," tegas Bli Weda.

Penyelenggaraan Swarna Bhumi Award 2026 ini diharapkan dapat terus memacu lahirnya inovasi di sektor pertanian guna menjamin kelangsungan pangan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia di masa depan.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X