Jakarta: Luka pada penderita diabetes memerlukan perawatan yang tepat agar proses penyembuhan berjalan optimal dan risiko infeksi dapat diminimalkan. Kadar gula darah yang tinggi dapat memperlambat penyembuhan luka sehingga perawatan sejak dini menjadi langkah penting untuk mencegah komplikasi.
Selain menjaga kebersihan luka, penderita diabetes juga perlu memperhatikan kondisi luka, mengganti perban secara rutin, hingga mengontrol kadar gula darah. Perawatan luka diabetes sebaiknya dilakukan secara konsisten agar proses penyembuhan berlangsung optimal.
Berikut lima langkah yang dapat diterapkan.
Pastikan Luka Selalu Bersih
Bersihkan luka menggunakan air hangat setelah mencuci tangan dengan sabun. Setelah itu, keringkan luka menggunakan kain bersih dan oleskan salep antibakteri sebelum menutupnya dengan perban untuk membantu mencegah infeksi.
Tutup Luka dengan Perban
Menjaga luka tetap tertutup dapat menciptakan kondisi yang lembap sehingga membantu mempercepat proses penyembuhan. Luka yang dibiarkan terbuka cenderung mengering dan membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih.
Ganti Perban Secara Rutin
Lepaskan perban lama dengan hati-hati, bersihkan kembali luka, lalu pasang perban baru. Perhatikan tanda-tanda infeksi seperti kemerahan, bengkak, nyeri, rasa panas, atau keluarnya nanah, dan segera konsultasikan ke tenaga kesehatan jika gejala tersebut muncul.
Kurangi Tekanan pada Area Luka
Hindari memberikan beban atau tekanan berlebihan pada bagian tubuh yang mengalami luka. Mengurangi tekanan dapat membantu melindungi jaringan yang sedang pulih dan mencegah luka bertambah parah.
Jaga Kadar Gula Darah Tetap Terkontrol
Mengendalikan kadar gula darah menjadi bagian penting dalam proses penyembuhan luka. Hal ini dapat dilakukan dengan menerapkan pola makan sehat, rutin beraktivitas fisik, memantau kadar gula darah, serta Mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter.
Perawatan luka diabetes yang dilakukan secara tepat dapat membantu mempercepat penyembuhan sekaligus menurunkan risiko infeksi dan komplikasi yang lebih serius. Apabila luka tidak kunjung membaik, semakin membesar, atau menunjukkan tanda-tanda infeksi, penderita diabetes sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk mendapatkan penanganan yang sesuai. (Daffa Yazid Fadhlan)
Sumber: halodoc.com