Jadi Kepala BGN, Sudaryono: Doakan Saya Amanah

22 July 2026 16:13

Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru. Sudaryono menggantikan Nanik Sudaryati Deyang yang memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatan tersebut karena faktor kesehatan.

Sudaryono meminta doa restu dari masyarakat agar dapat mengemban amanah baru ini dengan sukses, terutama dalam menghadapi tantangan teknis seperti pengawasan keamanan pangan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia berjanji akan bekerja keras dengan sebaik-baiknya demi keberhasilan program gizi nasional di masa depan.

"Doakan saja doakan saya amanah, doakan saya baik. Mohon dukungan rekan-rekan media semua. Yang satu yang saya janjikan, saya kerja dengan sebaik-baiknya, kerja keras dengan sebaik-baiknya. Itu yang saya janjikan," ujar Sudaryono dalam tayangan Headline News Metro TV, Rabu, 22 Juli 2026.

Sebagai Kepala BGN yang baru, Sudaryono menekankan bahwa fokus utamanya adalah menjalankan program MBG, yang merupakan program prioritas nasional Presiden Prabowo. Sudaryono menyatakan sudah sangat familiar dengan konsep program ini karena telah terlibat sejak masa kampanye.
 


Ia juga menyoroti pentingnya keterkaitan antara Badan Gizi Nasional dengan sektor pertanian, terutama dalam hal rantai pasok pangan.

"Dari sisi pertanian kan kita juga adalah pihak yang sangat berkepentingan dalam MBG ini bagaimana rantai pasok, kemudian bagaimana ini juga berefek kepada petani-petani kita, peternak-peternak kita, nelayan-nelayan kita. Kita memastikan termasuk ada harga telur, harga ayam, efek terhadap MBG," jelasnya.

Terkait posisinya saat ini sebagai Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono memastikan bahwa dirinya tidak akan merangkap jabatan. Sesuai dengan arahan dari Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, ia akan melepaskan jabatan Wamentan untuk fokus sepenuhnya memimpin Badan Gizi Nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Sudaryono juga mengungkapkan hubungan emosional yang sangat dekat dengan pendahulunya, Nanik Sudaryati Deyang. Ia menyebut Nanik sudah dianggap sebagai bagian dari keluarga besarnya sendiri.

"Saya dekat sekali dengan beliau. Beliau itu Bude-nya anak-anak saya. Beliau adalah kakak saya. Kita bukan lagi hubungan karena apakah kepartaian atau hubungan karena Pak Prabowo," ungkapnya.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X