Keluarga Korban KM Virgo Minta Pemerintah dan Pemilik Kapal Percepat Operasi Salvage

5 October 2026 19:53

Keluarga korban tragedi tenggelamnya KM Virgo Transport 8 mendesak pemerintah pusat dan pemilik kapal untuk segera mempercepat operasi salvage atau pengangkatan badan kapal. Langkah tersebut dinilai sangat krusial guna memaksimalkan upaya evakuasi terhadap para korban yang hingga kini belum ditemukan.

Hingga saat ini, sebanyak 55 orang korban KM Virgo Transport 8 masih dinyatakan hilang di tengah operasi pencarian yang terus berlangsung. Di tengah ketidakpastian tersebut, Sejumlah keluarga korban terus menunggu kepastian dan mendorong agar pengangkatan bangkai kapal segera dilaksanakan.

Keluarga Kecewa Kesiapan Alat Operator Kapal


Salah seorang keluarga dari penumpang bernama Andreas yang hingga kini masih hilang, Karina, menyampaikan permohonan langsung kepada Presiden Republik Indonesia dan pemerintah pusat. Pihak keluarga meminta perhatian serius agar pemerintah mengatensi pemilik (owner) Kapal Virgo serta pihak asuransi P&I untuk segera melakukan evakuasi badan kapal.

“Selaku keluarga korban kami memohon kepada Bapak Presiden, Pemerintah pusat untuk mengatensi kepada owner Kapal Virgo dan pihak asuransi P&I untuk segera evakuasi kapal.” kata Karina, dikutip dari tayangan Metro Hari Ini, Metro TV, Minggu, 4 Oktober 2026.
 

Karina mengungkapkan kekecewaannya terhadap janji perwakilan operator kapal saat mediasi pertama. Pihak operator sebelumnya mengklaim telah menyiapkan peralatan evakuasi, namun di lapangan belum terlihat adanya peralatan tersebut. Selain itu, menanggapi kabar keterbatasan akses tim Basarnas di wilayah pesisir terpencil Kalimantan Tengah, keluarga mendesak operator kapal untuk terlibat aktif dalam proses pencarian.

“Saat mediasi pertama kami dibohongi oleh perwakilan operator Virgo bahwa peralatan sudah disiapkan. Namun sampai hari ini kami belum melihat sesuai dengan fakta di lapangan adanya alat-alat tersebut untuk evakuasi badan kapal. Kami mendengar dari Basarnas keterbatasan mengakses lokasi wilayah pesisir Kalimantan Tengah atau daerah terpencil lainnya. Untuk itu kami meminta pihak operator kapal Virgo terlibat dalam pencarian keluarga kami," ucapnya.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X