4 October 2026 12:15
Keputusan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) untuk menghentikan operasi penyelaman di bangkai KMP Virgo Transport 8 menyisakan kesedihan mendalam bagi keluarga korban. Memasuki hari ke-22 masa pencarian, sejumlah keluarga masih bertahan di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menanti kepastian nasib orang-orang tercinta mereka.
Jurnalis Metro TV, Satrio Adi melaporkan, Tim SAR gabungan terpaksa menghentikan penyelaman lantaran kondisi kompartemen kapal yang semakin tidak stabil dan membahayakan keselamatan penyelam. Fokus pencarian kini dialihkan pada penyisiran pesisir perairan Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Selatan. Padahal, diduga kuat masih banyak jenazah korban yang terjebak di dalam ruangan kapal yang kini tak bisa lagi diakses.
Kenyataan ini menjadi pukulan berat bagi Siti Aisyah, warga asal Medan, Sumatera Utara. Putranya, Taufik, yang merupakan juru mudi KMP Virgo, hingga kini belum ditemukan. Berdasarkan kesaksian rekan putranya yang selamat, Taufik diduga kuat masih berada di dalam badan kapal karena gagal menaiki tali evakuasi saat gelombang tinggi menghantam.
"Harapan kami tetap menunggu. Kalau pulang tidak membawa anak saya, rasanya seperti apa hati ini. Keluarga korban memohon agar pengangkatan kapal segera dilakukan, jangan pakai lama," kata Siti Aisyah dengan suara bergetar, dikutip dari Headline News, Metro TV, Minggu 4 Oktober 2026.