Warga Ketapang Diduga Meninggal Akibat Hantavirus

18 May 2026 14:50

Diduga terinfeksi hantavirus, seorang pasien berusia 52 tahun warga dari Kabupaten Ketapang yang dirawat di RSUD dr. Agoesdjam Ketapang, Kalimantan Barat, meninggal dunia. Menurut pihak rumah sakit RSUD dr. Agoesdjam Ketapang, saat masuk rumah sakit, pasien dilaporkan mengalami komplikasi penyakit serius. 

"Berdasarkan hasil periksanya adalah positif hanta. Memang leptospirosisnya masih tidak tertutup kemungkinan, tapi itu nanti biar dijelaskan oleh DPJP utama ataupun dari Kemenkes." kata Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUD dr. Agoesdjam, Simon, dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Senin, 18 Mei 2026.
 

Baca juga: Cegah Hantavirus, Dinkes DKI Minta Warga Semprot Pemutih Sebelum Bersihkan Kotoran Tikus


Dugaan tersebut muncul setelah tim medis melakukan pemeriksaan intensif terhadap kondisi pasien yang mengalami komplikasi penyakit kuning dan gangguan organ dalam. Selama menjalani perawatan, kondisi pasien terus menurun. 

Pasien bahkan mengalami gangguan ginjal hingga tidak dapat buang air kecil secara normal. Namun, untuk memastikan penyebab pasti kematian pasien, sampel darah kini dikirim ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan Lingkungan di Jawa Tengah.

"Jadi kami mendapatkan laporan hasilnya dari pihak tim infeksi emerging, tepatnya dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan Lingkungan Salatiga memberikan kami hasilnya diinput dalam NAR Kemenkes, kita bisa lihat hasilnya." ucapnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Nopita Dewi)