4 June 2026 15:17
Pemerintah Kota Pekanbaru meluncurkan program '1 ASN 1 RW' sebagai upaya untuk memastikan seluruh bantuan sosial (bansos) jatuh ke tangan masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Melalui program ini, ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) diterjunkan langsung ke lingkungan untuk melakukan pemutakhiran data kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.
Program ini ditandai dengan apel pelepasan yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, di Lapangan Belimbing, Kecamatan Marpoyan Damai. Sebanyak 362 ASN diterjunkan untuk bertugas di enam kecamatan, yaitu Marpoyan Damai, Bukit Raya, Limapuluh, Tuah Madani, Binawidya, dan Sail.
Pelaksanaan program ini dengan melakukan penugasan ASN di lingkungan tempat tinggal mereka sendiri. Wali Kota Agung Nugroho menjelaskan bahwa ASN yang tinggal di wilayah tertentu akan dimaksimalkan untuk mendata RW di lingkungannya agar informasi yang diperoleh lebih akurat dan faktual.
"Berdasarkan data tersebut, pemerintah kota akan menyerap, merangkum, dan menterjemahkan data tersebut untuk membuat program penyaluran bantuan, baik dari anggaran kota, Baznas, maupun kementerian agar tepat sasaran," ujar Agung Nugroho yang dikutip Prioritas Indonesia pada Kamis, 4 Juni 2026.
Langkah ini diambil karena akurasi data dinilai sebagai kunci utama efektivitas program perlindungan sosial. Selama ini, masih ditemukan kendala di lapangan di mana bantuan seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT) atau Program Keluarga Harapan (PKH) terkadang tidak menyasar warga yang benar-benar layak menerima akibat data yang tidak terbarukan.
Para ASN yang bertugas menyambut positif program ini sebagai kesempatan untuk berinteraksi langsung serta memahami permasalahan nyata yang dihadapi warga di tingkat akar rumput.
| Baca juga: Disdukcapil Pekanbaru Dapat Predikat Sangat Baik dari Kemendagri |