29 January 2026 09:46
Aparat kepolisian menembakkan gas air mata pada Rabu, 28 Januari 2026, untuk membubarkan demonstran yang menuntut kompensasi atas penggusuran massal di Lagos, Nigeria. Massa melakukan aksi protes setelah pemerintah negara bagian merobohkan pemukiman mereka yang dianggap melanggar aturan tata kota.
Para pengunjuk rasa berkumpul di jalan utama untuk menuduh pihak berwenang menghancurkan tempat tinggal mereka tanpa pemberitahuan dan rencana relokasi yang jelas. Sambil membawa plakat, warga menyerukan agar pemerintah bertanggung jawab terhadap ribuan keluarga yang kini kehilangan tempat tinggal.
Polisi mulai bergerak dan melepaskan gas air mata setelah massa memblokir sebagian akses jalan utama di wilayah tersebut. Tindakan petugas ini membuat para pengunjuk rasa berlarian kocar-kacir untuk mencari tempat perlindungan dari paparan gas.