Bisa Diakses dalam 2 Hari
28 November 2025 18:43
Pemerintah melalui Satgas Gabungan PU, Yon Zipur TNI AD, dan Pomdam tengah berjibaku membuka akses jalan kabupaten yang menghubungkan Tarutung dengan Sibolga di Kecamatan Adian Koting, Tapanuli Utara. Akses sepanjang sekitar 30 km dari pusat Kota Tarutung ini telah terputus selama tiga hari akibat hujan deras yang berkelanjutan.
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, meninjau langsung lokasi pembersihan dan menetapkan target waktu penyelesaian. "Sudah 3 hari yang lalu hujan terus dan saat ini dilakukan pembukaan jalan oleh Satgas Gabungan. Mudah-mudahan dalam 2-3 hari sudah bisa tembus," ujar Suharyanto, dikutip dari Breaking News Metro TV, Jumat, 28 November 2025.
Pembukaan jalur ini menjadi prioritas utama agar jalur transportasi pulih dan distribusi bantuan logistik ke Sibolga dan Tapanuli Tengah lebih mudah. Kebutuhan dasar masyarakat seperti permakanan dan pakaian sedang diupayakan untuk dipenuhi di tahap tanggap darurat ini.
Suharyanto menjelaskan bahwa penanganan bencana dilakukan secara kombinasi, melibatkan jalur darat yang sedang ditembus dan jalur udara yang sudah berjalan. "Sibolga sudah sorti ketiga. Kita menggunakan pesawat fixed wing untuk membawa masuk barang logistiknya ke sana," ungkapnya.
Dari Sibolga, logistik didistribusikan ke Tapanuli Tengah menggunakan jalur darat, di mana tim-tim BNPB di masing-masing kabupaten/kota sudah bisa masuk. Pemerintah menargetkan dalam satu minggu ke depan, kondisi akan semakin membaik dan tidak ada lagi tempat yang terisolir sehingga bantuan dapat didistribusikan merata.
"Yakinlah bahwa cuaca ke depan ini akan menjadi semakin baik karena dari prediksi BMKG sudah lewat masa-masa kritis cuaca. Kami juga akan laksanakan operasi modifikasi cuaca," tambah Suharyanto.
| Baca juga: BNPB Prioritaskan Pembukaan Akses Longsor Sibolga-Tapanuli Utara |