Jakarta: Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan proses penanganan korban kebakaran KMP Mutiara Santosa 2 di perairan utara Pulau Madura sepenuhnya dipimpin oleh Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas). Pemerintah terus berkoordinasi untuk memastikan proses evakuasi dan pencarian korban berjalan optimal.
Pernyataan tersebut disampaikan setelah jenazah korban kebakaran KMP Mutiara Santosa 2 tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Senin dini hari. Selanjutnya, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya untuk menjalani pemeriksaan serta proses identifikasi sebelum diserahkan kepada keluarga.
Hingga saat ini, petugas gabungan masih melakukan operasi pencarian dan pendataan korban di lokasi kejadian. Basarnas bersama unsur terkait terus mengoordinasikan proses evakuasi guna memastikan seluruh korban dapat ditemukan dan ditangani sesuai prosedur.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Berdasarkan data sementara, lima penumpang dinyatakan meninggal dunia, sedangkan 231 orang berhasil diselamatkan.
"Ada lima saat ini... lima penumpang yang meninggal dunia. Kami turut berduka cita dan kami juga berharap bahwa yang selamat itu bisa segera diberikan kesembuhan. Namun demikian, saya menyerahkan sepenuhnya kepada Basarnas sebagai penanggung jawab," kata Dudy Purwagandhi.
Proses identifikasi korban masih berlangsung di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya. Pemerintah berharap seluruh proses evakuasi dan identifikasi dapat diselesaikan secepatnya agar para korban segera dapat dipastikan identitasnya dan diserahkan kepada pihak keluarga.