Menjelajah Kota Bersejarah di Arab Saudi

8 March 2026 13:35

Arab Saudi: Arab Saudi menjadi salah satu negara yang menyimpan jejak panjang sejarah peradaban Islam sekaligus sebagai tujuan utama perjalanan religi umat muslim. Tak heran, setiap tahunnya jutaan orang dari seluruh dunia datang untuk menjelajahi kawasan ini. 

Kota Diriyah di Riyadh, Arab Saudi, dikenal sebagai titik awal berdirinya Kerajaan Arab Saudi. Hingga kini, pemerintah setempat terus menjaga dan merawat keaslian bangunan-bangunan bersejarah di kawasan tersebut, sehingga pengunjung dapat merasakan suasana seolah kembali menelusuri kehidupan Arab Saudi sekitar 350 tahun yang lalu.

Kota ini menjadi salah satu pusat pembelajaran sejarah yang menarik perhatian banyak pengunjung. Oleh karena itu, kawasan tersebut juga menjadi destinasi wisata favorit bagi warga lokal, khususnya keluarga yang ingin mengenal lebih dekat sejarah Kerajaan Arab Saudi.

Di kawasan ini terdapat Museum Masmak yang dulunya merupakan sebuah benteng dengan dinding tebal dari tanah liat yang berada di pusat kota. Benteng Masmak memiliki peran penting dalam sejarah perebutan kembali Riyadh dari kekuasaan Turki sekitar 200 tahun lalu. Di dalam museum, pengunjung dapat melihat berbagai jejak sejarah termasuk sosok raja pertama Arab Saudi, Raja Abdul Aziz, yang memulai penyerangan ke Riyadh dari tempat ini hingga menjadi awal berdirinya Kerajaan Arab Saudi. 
 

Baca Juga: Journey: Traveling to Uzbekistan

Jika dahulu perempuan hanya diperbolehkan berkunjung pada waktu tertentu, kini Museum Masmak telah dibuka untuk umum dan dapat dikunjungi oleh siapa saja.

"Itu adalah aturan di waktu lalu. Tetapi pemerintah saat ini telah memperbolehkan anda datang kapan saja. Kami buka pada pukul 8 pagi dan tutup pukul 10 malam. Kami beroperasi selama 13 jam dan anda bisa berkunjung kapanpun, sendiri atau bersama keluarga," ungkap Pemilik Toko Souvenir, Majid, dikutip dari Journey, Metro TV, Minggu, 8 Maret 2026.

Kota ini juga memiliki lokasi bersejarah bernama Deerah Square yang sering disebut Chop-Chop Square. Meski kini kerap menjadi tempat berkumpul anak-anak dan pemuda pada sore hari, kawasan ini menyimpan kisah kelam di balik penamaanya. Tempat ini dahulu digunakan untuk pelaksanaan hukuman berdasarkan syariat Islam, termasuk hukuman pancung yang biasanya dilakukan setiap Jumat bagi mereka yang telah divonis bersalah.

Perjalanan menyusuri kota-kota bersejarah di Arab Saudi tidak hanya menghadirkan pengalaman wisata, tetapi juga memperkaya pemahaman tentang sejarah dan budaya Islam di Tanah Suci. Setiap lokasi menyimpan kisah penting yang menjadi bagian dari perjalanan panjang peradaban umat muslim.

(Alfiah Ziha Rahmatul Laili)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Nopita Dewi)