17 September 2026 21:16
Banjarmasin: Korban selamat KMP Virgo Transport 8, Anton Wahyudi, menceritakan detik-detik kapal terbalik setelah dihantam gelombang tinggi di Perairan Laut Jawa. Anton memperkirakan tinggi gelombang saat kejadian mencapai sekitar tiga meter.
“Kalau saya lihat itu tiga meteran lah sampai tiga meter itu besarnya ombak,” kata Anton di RSUD Ulin, Banjarmasin, dikutip dari tayangan Metro Hari Ini Metro TV, Kamis 17 September 2026.
Anton mengatakan dirinya sempat tertidur hingga mendekati pukul 01.00 WIB. Kepanikan terjadi setelah sejumlah sopir berteriak kapal dalam kondisi miring.
“Posisinya itu lagi tiduran sih pas jam satu kurang itu. Terus baru itu teman-teman yang sopir yang di belakang itu teriak-teriak katanya kapal miring,” ujarnya.
Para penumpang kemudian berusaha menyelamatkan diri. Sebagian mengambil pelampung, sementara lainnya langsung menuju lantai atas kapal.
“Dari situ semua orang berhamburan keluar. Ada yang ingat bawa pelampung, yang tidak ingat langsung lari ke lantai atas. Sekitar setengah jam setelahnya lampu padam dan air mulai naik. Di situ semua langsung panik karena kondisi gelap gulita,” kata Anton.
Anton yang berasal dari Dampit, Malang, saat itu berada di kapal untuk menuju Tanah Bumbu dengan menumpang truk. Saat kapal terbalik, ia berusaha menyelamatkan diri dengan berenang mengikuti arus tanpa pelampung.
“Alhamdulillah masih diberi umur panjang. Kalau ceritanya, awalnya saya hanya berenang mengikuti arus saja. Tidak pakai pelampung, tidak bawa apa-apa saat keluar dari kapal itu,” tuturnya.
Anton sempat terseret ketika badan kapal jatuh ke bawah. Ia kemudian berpegangan pada sekoci, tetapi terlepas akibat tarikan arus.
“Nah pas kapal mulai tenggelam dan terseret ke bawah, pegangan saya ke sekoci tiba-tiba terlepas karena tarikan airnya kuat sekali. Di situ saya kira saya sudah hilang,” ujarnya.
Namun, Anton kembali terbawa putaran air menuju sekoci. Ia bersyukur masih diberi kesempatan untuk selamat.
“Enggak tahunya apa ya, mungkin memang belum waktunya. Saya dibawa putaran air itu balik lagi ke sekoci,” kata Anton.
Saat ditemui di RSUD Ulin, Anton dalam kondisi selamat. Namun, bagian kakinya masih terasa sakit karena sempat terjepit pintu ketika berusaha keluar dari kapal.
“Cuma yang di bagian kaki saja yang agak sakit karena terjepit pintu itu, posisi mau keluar,” ujarnya.
RSUD Ulin menjadi salah satu lokasi evakuasi korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak delapan korban dibawa ke rumah sakit tersebut, dengan lima korban masih menjalani perawatan dan satu korban telah diperbolehkan pulang. Dua korban lainnya dibawa ke RSUD Ulin pada hari ketiga untuk mendapatkan perawatan intensif.
“Ada delapan korban yang dibawa ke sini. Kemarin, ada enam korban, di mana lima korban masih dirawat di sini dan satu korban sudah diperbolehkan untuk pulang. Dan di hari ketiga ini, ada dua korban yang dibawa ke RSUD Ulin ini untuk mendapatkan perawatan intensif,” ujar Jurnalis Metro TV Dimas Chairullah.