10 April 2026 02:17
Republik Islam Iran melancarkan serangan besar-besaran yang menandai gelombang ke-100 dari 'Operasi Janji Sejati 4', sesaat sebelum pengumuman gencatan senjata pada Selasa malam, 7 April 2026. Serangan ini berhasil menghancurkan lebih dari 25 titik strategis milik Amerika Serikat dan Zionis Israel.
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan bahwa operasi ini dijalankan dengan sandi 'Ya Fatimah Al-Zahra' sebagai tanggapan atas kelancangan musuh. Dalam pernyataan resminya, IRGC mengeklaim serangan tersebut berhasil melumpuhkan aset-aset vital yang membentang dari pesisir Mediterania hingga wilayah timur Semenanjung Hijaz.
Rincian target yang berhasil dihancurkan mencakup 13 kompleks energi dan pipa minyak yang berafiliasi dengan Amerika Serikat dan Israel, 10 target militer, keamanan, dan logistik, serta berbagai infrastruktur teknologi dan infrastruktur strategis lainnya milik musuh.
| Baca juga: Jutaan Warga Iran Turun ke Jalan Memperingati 40 Hari Wafatnya Ayatollah Ali Khamenei |