Kisah inspiratif kembali datang dari Bogor. Komunitas Urban Farming memanfaatkan lahan sempit menjadi ladang ketahanan pangan berbasi masyarakat. Manfaat dari hasil panen langsung dirasakan warga, di wilayah Warung Bandrek, Kota Bogor.
Hasil panen kali ini berupa sayuran Samhong dan Sawi Hijau yang ditanam secara mandiri oleh warga di lahan terbatas. Panen ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan, tapi juga wujud nyata kemandirian pangan di lingkungan perkotaan.
Sebagian hasil panen dibagikan kepada warga sekitar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sementara sebagian lainnya dijual. Dana dari penjualan ini kemudian digunakan untuk membeli bibit dan pupuk baru, sehingga kegiatan Urban Farming dapat terus berkelanjutan.
Antusiasme warga terlihat sangat tinggi. Program ini dinilai membantu meringankan kebutuhan sayuran rumah tangga sekaligus mempererat kebersamaan antar warga.
Program urban farming di kota
Bogor ini juga memberikan dampak positif secara luas. Selain meningkatkan kesadaran akan pentingnya lingkungan hijau, kegiatan ini turut membantu pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat secara langsung.