Jakarta: Handphone (HP) sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Mulai dari bekerja, belajar, berkomunikasi, hingga mencari hiburan, berbagai aktivitas kini bisa dilakukan melalui perangkat tersebut. Tak sedikit pula yang menganggap terlalu sering menggunakan HP dapat berdampak buruk pada suasana hati dan kesehatan mental.
Namun, apakah semakin lama seseorang menggunakan HP berarti semakin buruk pula mood-nya? Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS) mencoba melihat hubungan antara penggunaan handphone dan suasana hati pada orang dewasa.
Penelitian ini melibatkan 10.099 orang dewasa yang menggunakan HP Android. Para peneliti mengamati penggunaan handphone peserta secara objektif selama sekitar empat minggu, sehingga data yang digunakan tidak hanya berdasarkan perkiraan peserta mengenai berapa lama mereka menggunakan HP.
Peneliti kemudian melihat pola penggunaan handphone, termasuk waktu yang dihabiskan untuk berbagai jenis aplikasi, dan membandingkannya dengan laporan suasana hati para peserta. Hal ini dilakukan karena penelitian sebelumnya mengenai penggunaan handphone sering kali mengandalkan laporan pribadi. Padahal, seseorang bisa saja tidak mengingat dengan tepat berapa lama dirinya menggunakan HP dalam sehari.
Hasil yang Ditemukan
Dalam penelitian tersebut, rata-rata peserta menggunakan
handphone sekitar 391 menit atau 6,5 jam per hari. Sementara itu, rata-rata penggunaan media sosial tercatat sekitar 62 menit per hari. Angka tersebut menunjukkan bahwa penggunaan handphone memang sudah menjadi bagian besar dari aktivitas sehari-hari.
Namun, penelitian ini menunjukkan bahwa durasi penggunaan saja belum cukup untuk menjelaskan kondisi
mood seseorang. Para peneliti menyebut
handphone lebih tepat dipandang sebagai sebuah wadah yang menampung berbagai pengalaman. Artinya, hal yang dilakukan seseorang melalui handphone bisa menjadi faktor yang lebih penting untuk diteliti dibandingkan sekadar menghitung berapa jam seseorang menatap layar.
Mood Tidak Selalu Ditentukan oleh Screen Time
Dari penelitian ini, satu hal yang menarik adalah
screen time mungkin tidak bisa digunakan sebagai satu-satunya ukuran untuk menentukan apakah penggunaan teknologi berdampak buruk atau tidak. Pasalnya,
handphone digunakan untuk berbagai aktivitas. Seseorang bisa menggunakan HP untuk bekerja, belajar, berkomunikasi dengan keluarga, mencari informasi, bermain game, atau menggunakan media sosial.
Jadi, kalau selama ini Anda merasa bersalah saat terlalu lama bermain HP, durasi penggunaan
handphone bukan satu-satunya hal yang menentukan bagaimana teknologi berkaitan dengan suasana hati seseorang. Aktivitas yang dilakukan melalui HP juga dapat memengaruhinya.
Nah, penggunaan HP dalam waktu lama tidak serta-merta berarti akan membuat mood seseorang menjadi buruk. Penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas yang dilakukan melalui perangkat tersebut juga perlu diperhatikan ketika melihat hubungan antara penggunaan teknologi dan suasana hati.
Jangan lupa saksikan
MTVN Lens lainnya hanya di
Metrotvnews.com.
(Eunike Michelle Gultom)