Keluarga Korban Kasus Revenge Porn di Pandeglang Mengaku Diintimidasi

27 June 2023 22:15

Keluarga korban revenge porn di Pandeglang mengaku diintimidasi oknum Pusat Pemulihan Aset (PPA) Kejaksaan. Kakak korban mengatakan pihak Kejaksaan Pandeglang Banten justru meminta korban untuk memaafkan pelaku. Hal ini terjadi saat persidangan kedua pada 9 Juni 2023.

"Yang kami laporkan proses persidangan yang janggal, kami melaporkan bahwa kepada Kejaksaan Negeri Pandeglang bahwa penuntut ini tidak komunikatif, pengacara tidak diberikan informasi yang layak, kami tidak punya dakwaannya," kata kakak korban berinisial IZH dalam tayangan Top News, Metro TV, Selasa (27/6/2023).

Sebelumnya, viral di media sosial, seorang laki-laki yang merupakan kakak dari seorang gadis meminta bantuan netizen untuk menyebarluaskan kasus yang menimpa adik perempuannya. Gadis tersebut menjadi korban pemerkosaan dan pemerasan. Namun keadilan belum juga ditegakkan.

Seorang laki-laki melalui akun twitternya menceritakan musibah yang menimpa adik perempuannya. Adiknya telah menjadi korban pemerkosaan dalam keadaan tidak sadar yang kemudian divideokan oleh pelaku.

Pelaku memaksa korban untuk menjadi kekasihnya dengan ancaman akan menyebarluaskan video asusila tersebut (revenge porn). Selama tiga tahun, gadis tersebut menyembunyikan siksaan pelaku sampai akhirnya pelaku mengirimkan video ke anggota keluarga korban.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febriari)