Keberhasilan Tim SAR Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500 di Lereng Gunung Bulusaraung

24 January 2026 00:58

Di lereng Gunung Bulusaraung, tim SAR berjibaku dengan medan sulit dan juga cuaca buruk. Lereng terjal, jurang yang dalam, hujan deras, hingga kabut tebal mempersulit operasi SAR. Demi misi kemanusiaan, ratusan personel tim SAR setiap hari bertarung di lereng Gunung Bulusaraung. 

Meski kondisi alam yang sangat menantang, proses evakuasi korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 akhirnya berakhir dan berhasil dengan gemilang. Jumat, 23 Januari 2026, pagi, tim SAR menemukan korban terakhir setelah satu minggu menyisir hutan lebat.

Sepuluh personel dari Basarnas, Kopasgat TNI Angkatan Udara, BPBD Kota Makassar, Brimob, Pramuka Peduli, serta Jasdam diturunkan ke dasar jurang dengan teknik rappelling di titik yang tidak jauh dari lokasi awal pesawat menabrak punggungan.
 



im SAR menurunkan tali sekitar 100 meter ke dasar jurang hingga mendekati serpihan pesawat. Proses turun menggunakan tali dan alat descender memakan waktu sekitar dua hingga tiga menit per orang. 

Setibanya di bawah, tim SAR melakukan penyisiran dengan berjalan mengikuti celah jalur air sambil menelusuri jejak serpihan pesawat sejauh kurang lebih 200 meter. Korban pertama berjenis kelamin laki-laki ditemukan dengan posisi tersangkut di dahan. Simak proses evakuasi selengkapnya dalam video di atas.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gervin Nathaniel Purba)