Operasi SAR pencarian dan evakuasi korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Gunung Bulusaraung, Maros-Pangkep, Sulawesi Selatan, secara resmi telah berakhir. MI
Operasi SAR Pencarian Korban Pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung Ditutup
Muhammad Syawaluddin • 23 January 2026 23:53
Makassar: Operasi pencarian korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, resmi ditutup. Keputusan ini diambil usai rapat evaluasi operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar. Kepala Basarnas RI, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menyatakan penutupan operasi SAR setelah melakukan koordinasi dengan seluruh pihak yang terlibat.
"Saya selaku Kepala Badan SAR Nasional sekaligus SAR Coordinator menyatakan operasi pencarian dan evakuasi kecelakaan pesawat secara resmi saya nyatakan selesai," katanya di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, pada Jumat, 23 Januari 2026.
Meski operasi pencarian utama ditutup, Syafii menegaskan bahwa operasi kesiapsiagaan masih akan terus berlanjut di bawah Basarnas Makassar. Kesiapsiagaan ini khususnya untuk menanggapi laporan masyarakat jika ada temuan sisa body pack di lokasi kejadian.
"Sekecil apa pun temuan body pack, menjadi kewajiban Basarnas untuk melaksanakan evakuasi," ujarnya.
Baca Juga :
Jenazah Ketiga Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Teridentifikasi Pramugari Esther Aprilita
Body pack yang ditemukan masyarakat dan dievakuasi nantinya akan diserahkan kepada Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulawesi Selatan untuk proses identifikasi. Saat ditanya mengenai jangka waktu operasi siaga, Syafii memastikan tidak ada batasan waktu. Penemuan body pack bisa terjadi dalam waktu yang tidak terduga.
"Tidak ada jenjang waktu, pokoknya Basarnas akan siap siaga tanpa ruang dan waktu," tegasnya.
Ia pun berharap semua identitas korban dapat segera diketahui dan jenazah dapat dikembalikan kepada keluarga untuk disemayamkan. "Nanti siapa identitas bisa sambil jalan kita monitor. Teman-teman DVI akan mendata dan mengklarifikasi identitas korban," harap Syafii.
.jpg)
Penyerahan kotak hitam pesawat ATR 42-500 dari Basarnas kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Kamis (22/1). (MI/LN)