18 August 2026 16:09
Mabes Polri mengirimkan bantuan tim kemanusia untuk warga terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Selain mengirimkan bantuan kemanusiaan, Mabes Polri menerjunkan anjing pelacak (K9) untuk mempercepat proses pencarian, evakuasi korban, dan penyisiran lokasi terdampak gempa.
Disamping mengerahkan anjing pelacak, Polri turut mengerahkan personel khusus satuan bencana. Personel ini tidak hanya mencari korban, tetapi juga berperan untuk membuka dan menemukan akses menuju daerah yang masih terisolir akibat gempa bumi.
"Dikirim bantuan BKO pasukan Brimob, anggota Brimob sejumlah 100 orang dengan kemampuan SAR. Jadi ya memang untuk tahap awal ini kami masih membutuhkan anggota Tim SAR untuk mencari dan menolong korban gempa tersebut. Kemudian dikirim juga dari Mabes Polri tim Disaster Victim Identification (DVI) dari Pusdokkes Polri sejumlah 14 orang. Kemudian juga dikirim anjing pelacak khusus berkemampuan SAR mencari korban," ujar Kapolda NTT, Irjen Pol Rudi Darmoko, dikutip dari tayangan Breaking News Metro TV, Selasa, 18 Agustus 2026.
Disamping bantuan tim khusus, Mabes Polri juga mengerahkan bantuan berupa tenaga medis, tim trauma healing, serta pasokan obat-obatan dan logistik penting guna mencukupi kebutuhan dasar para pengungsi.
Bantuan lain juga turut berdatangan untuk korban gempa NTT, salah satunya adalah bantuan tim medis dan logistik dari pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.